SportlinkNews - Rasa frustrasi Mikel Arteta di pinggir lapangan saat laga di Dublin menunjukkan kesadarannya bahwa Arsenal tidak bisa melenggang mudah meraih gelar juara lagi dengan skuad saat ini.
Penampilan singkat pemain seperti Reiss Nelson dan Fabio Vieira menjadi pengingat bahwa manajer The Gunners itu mungkin harus berjuang keras mendatangkan lebih banyak talenta baru musim panas ini.
Arsenal tampil kurang meyakinkan saat dihajar Real Betis dalam pertandingan pramusim pertama yang benar-benar kompetitif.
Baca Juga: Balsa Nikmati Debut di Piala Presiden, Bidik Trofi Bersama Persib
Laga persahabatan tertutup melawan MK Dons, Kamis 6 Agustus dini hari WIB hanyalah sesi latihan yang dikemas sebagai pertandingan. Sementara kemenangan 4-1 atas Girona pada hari Sabtu hanyalah tugas mudah melawan tim kasta kedua.
Namun, pertandingan melawan Real Betis merupakan ujian sesungguhnya sesama tim Liga Champions—ujian yang gagal mereka lalui dengan baik.
Ada sedikit keringanan fakta bahwa Arsenal tidak diperkuat sejumlah bintang Piala Dunia, termasuk Bukayo Saka, Declan Rice, dan William Saliba yang sedang cedera.
Baca Juga: Nova Widianto Kembali, PBSI Bidik Kebangkitan Ganda Campuran
Namun, jika melihat performa di laga ini, Arteta pasti sangat ingin meningkatkan kualitas tim dengan mendatangkan pemain tambahan.
Kedatangan Bruno Guimaraes yang akan segera terealisasi—dengan nilai transfer £75 juta—akan mewujudkan hal tersebut, namun masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
Laporan menyebutkan bahwa Vinicius Junior telah ditawari kontrak yang lebih menggiurkan oleh Real Madrid, yang bisa menggagalkan upaya ambisius Arsenal untuk mendatangkan sang superstar.
Baca Juga: MotoGP Inggris: Fabio Quartararo Siap Balas Dendam Kegagalan di Silverstone Musim Lalu
Kepa Arrizabalaga, contoh lain pemain yang performanya di bawah standar yang dibutuhkan, menjadi penyebab terciptanya gol pertama Real Betis.
Kiper asal Spanyol itu gagal mengantisipasi bola sepak pojok dengan sempurna, membiarkan Riquelme berdiri bebas di tiang jauh untuk mencetak gol dengan mudah.