SportlinkNews - Thailand menutup fase grup ASEAN Championship 2026 dengan catatan sempurna.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, The War Elephants mengakhiri perlawanan Myanmar dengan kemenangan 2-0 sekaligus memastikan status juara Grup B, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Dua gol Thailand lahir melalui eksekusi penalti Worachit Kanitsribumphen dan Jehhanafee Mamah.
Baca Juga: Helm F1 dengan 20 Tanda Tangan Pembalap Cetak Rekor Lelang Rp3,6 Miliar
Hasil tersebut menjadi kemenangan keempat secara beruntun bagi tim asuhan Anthony Hudson sekaligus memperpanjang rekor 100 persen kemenangan mereka di fase grup.
Thailand sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan posisi puncak setelah menyapu bersih tiga pertandingan sebelumnya. Namun, mereka tetap tampil agresif sejak awal dan langsung memberikan tekanan kepada Myanmar.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-11. Thailand memperoleh hadiah penalti setelah Win Naing Tun melakukan handball ketika Narubadin Weerawatnodom mencoba mengirimkan umpan silang dari sisi kanan.
Baca Juga: Tim Medis MotoGP Izinkan Marco Bezzecchi Balapan Grand Prix Inggris
Worachit maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, gelandang Thailand itu mengarahkan bola ke sudut bawah gawang yang gagal dijangkau kiper Myanmar, Zin Nyi Nyi Aung.
Myanmar mencoba merespons setelah tertinggal. Kapten Kyaw Min Oo sempat mengancam melalui tembakan jarak jauh, tetapi bola masih melambung di atas gawang.
Peluang terbaik Myanmar untuk menyamakan kedudukan justru hadir menjelang turun minum. Lwin Moe Aung hampir membuat skor kembali imbang setelah melepaskan tembakan dari sudut kotak enam yard.
Baca Juga: Barcelona Cuek, Marcus Rashford Bakal Kembali ke Manchester United
Namun, upayanya hanya menghasilkan suara benturan bola dengan mistar. Kiper Thailand, Kampon Phatomakkakul, bahkan sudah tidak berdaya melihat bola melaju ke arah gawang.
Thailand juga beberapa kali memberikan ancaman. Salah satunya melalui Chawanwit Sealao yang mendapatkan ruang di dalam kotak penalti Myanmar, tetapi tembakannya mampu dibendung pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Thailand tidak membutuhkan waktu lama untuk memperlebar jarak.
Baca Juga: Aston Villa Meluncurkan Jersey Ketiga Musim 2026/27
Tujuh menit setelah laga dimulai kembali, tuan rumah mendapatkan penalti.
Wasit Yosuke Ohashi terlebih dahulu melihat tayangan ulang di monitor pinggir lapangan sebelum menunjuk titik putih setelah bola hasil upaya Worachit mengenai lengan Soe Moe Kyaw.
Kali ini Jehhanafee Mamah mengambil tanggung jawab. Tanpa ragu, pemain bernomor punggung 18 itu mengarahkan bola ke sudut atas gawang dan membuat Zin Nyi Nyi Aung kembali tidak berkutik.
Baca Juga: Liverpool Segera Resmikan Kedatangan Ronald Araujo dari Barcelona
Gol tersebut sekaligus menjadi gol perdana Jehhanafee di level internasional.
Setelah unggul dua gol, Thailand terus berusaha menambah keunggulan. Sarach Yooyen hampir mencetak gol ketiga melalui tendangan bebas, tetapi bola masih melebar.
Myanmar juga belum menyerah. Win Naing Tun kembali membuat lini belakang Thailand ketar-ketir lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat melewati Kampon, tetapi kembali membentur mistar.
Baca Juga: Bruno Guimaraes Resmi Berkostum Arsenal
Memasuki tujuh menit terakhir, Jehhanafee hampir mencetak gol keduanya. Namun, Zin Nyi Nyi Aung berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Kiper Myanmar itu kembali melakukan penyelamatan penting ketika membendung usaha Chaiyaphon Otton. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tetap bertahan.
Kemenangan tersebut mengantarkan Thailand ke semifinal untuk ke-14 kalinya, sebuah rekor di ajang ASEAN Championship.
Baca Juga: Tambah Amunisi Lini Belakang, Persib Bandung Rekrut Danijel Loncar
Sebagai juara Grup B, Thailand selanjutnya akan menghadapi Singapura yang finis sebagai runner-up Grup A.
Leg pertama semifinal akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Sabtu pekan depan, 15 Agustus sebelum kedua tim kembali bertemu di Bangkok tiga hari berselang.
Sementara bagi Myanmar, kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini.