Kebijakan penambahan jumlah pertandingan tersebut dinilai secara langsung mengeksploitasi kondisi fisik para pemain profesional di lapangan. Penjadwalan yang sangat padat memicu tingginya risiko cedera serius yang mengancam karier para pemain.
Dampak dari penumpukan jadwal pertandingan tersebut kini mulai dirasakan secara nyata oleh banyak klub papan atas dunia. Alhasil banyak pemain cedera dan bisa berkepanjangan akibat minimnya waktu istirahat yang ideal.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)