SportlinkNews - Timnas Futsal Indonesia memulai program pemusatan latihan intensif sebagai langkah awal persiapan menghadapi agenda uji coba di Spanyol. Langkah ini dirancang sebagai bagian dari peta jalan jangka panjang menuju kualifikasi Piala Dunia Futsal 2028.
Sesi latihan perdana Timnas Futsal Indonesia dilangsungkan di kawasan Jakarta Utara pada Selasa (28/7). Jajaran pelatih memfokuskan porsi agenda awal pada pemulihan fisik serta pemantapan taktik dasar sebelum bertolak ke Eropa.
Keputusan memboyong tim ke luar negeri diambil setelah Timnas Futsal Indonesia sukses mendominasi peta persaingan futsal di kawasan Asia Tenggara selama beberapa tahun terakhir. Pelatih Hector Souto menilai jajaran pemainnya kini membutuhkan tantangan baru yang jauh lebih kompetitif.
Baca Juga: Pertajam Lini Serang Bhayangkara FC Boyong Pemain Makedonia Utara untuk Super League 2026/27
Pengalaman bertanding melawan skuad berkaliber internasional dianggap penting untuk mengikis celah kualitas permainan antara Timnas Futsal Indonesia dan kekuatan dunia. Peningkatan level kompetisi ini diyakini bakal mengasah mental bertanding serta kematangan taktik para pemain di lapangan.
"Kami telah membuktikan bahwa kami mampu bersaing dengan baik di Asia Tenggara. Kini, fokus kami adalah meningkatkan level permainan dengan menghadapi tim-tim terbaik dari Eropa dan Amerika Selatan. Pengalaman ini merupakan langkah penting dalam proses pengembangan jangka panjang kami," kata Souto.
Agenda pertandingan di Negeri Matador dipastikan berlangsung ketat karena melibatkan lawan-lawan bermateri pemain papan atas. Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan menjajal kekuatan tiga klub profesional yang memiliki rekam jejak impresif di benua Eropa.
Baca Juga: Madura United FC Memulai Latihan Perdana, Panaskan Skuat Demi Hadapi Super League 2026/27
Lawan tanding Timnas Futsal Indonesia adalah Palma Futsal dari Spanyol, Noia Futsal dari Spanyol, dan SC Braga dari Portugal. Ketiga klub tersebut diprediksi memberikan tekanan maksimal yang berguna untuk menguji lini pertahanan serta efektivitas serangan Indonesia.
Kepala Badan Tim Nasional Futsal Indonesia, Andri Paranoan, menyampaikan langkah ini merupakan investasi serius federasi demi kemajuan olahraga futsal tanah air. Ia pun menyebut pemberangkatan tim ke Eropa bukan sekadar agenda seremoni atau pemusatan latihan singkat biasa.
"Pemusatan latihan di Spanyol merupakan bagian dari program jangka panjang, bukan sekadar agenda sesaat. Setiap langkah yang kami ambil hari ini dirancang untuk membangun fondasi yang lebih kuat dalam mempersiapkan Indonesia menuju Piala Dunia Futsal FIFA 2028," ujar Andri.
Baca Juga: Jelang Super League 2026/27, Osmar Loss Gantikan Peran Jan Olde di Dewa United Banten FC
Uji coba melawan klub-klub elite Eropa diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai peta kekuatan serta kekurangan tim. Evaluasi mendalam dari tiap laga akan menjadi bahan perbaikan berharga bagi jajaran pelatih setelah kembali ke tanah air.
Pengalaman menghadapi variasi gaya permainan tim Eropa juga bakal menjadi tolok ukur utama dalam mengukur perkembangan fisik serta taktik pemain. Hal ini penting mengingat intensitas pertandingan di level dunia membutuhkan konsentrasi serta stamina yang sangat tinggi.