Panjat Tebing Indonesia Kejar Dua Emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 27 Juli 2026 | 23:08 WIB
CdM Tim Indonesia Asian Games 2026 Todotua Pasaribu dan Manajer Tim Panjat Tebing Aries Susanti menjelaskan kesiapan tim, saat kunjungan ke pelatnas di Bekasi, Senin, 27 Juli.
CdM Tim Indonesia Asian Games 2026 Todotua Pasaribu dan Manajer Tim Panjat Tebing Aries Susanti menjelaskan kesiapan tim, saat kunjungan ke pelatnas di Bekasi, Senin, 27 Juli.

SportlinkNews - Optimisme menyelimuti persiapan Tim Panjat Tebing Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Meski persaingan dipastikan semakin sengit, manajemen pelatnas tetap memasang target tinggi dengan memburu dua medali emas dari nomor speed dan lead.

Keyakinan tersebut disampaikan Manajer Tim Panjat Tebing Indonesia, Aries Susanti, usai menerima kunjungan Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, di pusat pelatihan nasional FPTI, Bekasi, Senin, 27 Juli.

Baca Juga: ASEAN Championship 2026: Debut Sensasional Mitchell Baker Antar Indonesia Libas Kamboja 5-1

Aries menegaskan, sasaran tim tidak berubah meski peta persaingan di Asia terus berkembang. Selain nomor speed dan lead, Indonesia juga membuka peluang meraih tambahan medali dari nomor lain.

"Target kami tetap dua medali emas, dari nomor speed dan lead. Kami juga masih memiliki peluang dari nomor lain. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar atlet-atlet kami bisa memberikan yang terbaik untuk Merah Putih," ungkapnya.

Mantan pemegang rekor dunia speed itu menilai seluruh atlet kini memasuki fase krusial dalam persiapan. Fokus pelatnas diarahkan untuk mematangkan performa sekaligus menjaga kondisi fisik dan mental sebelum bertolak ke Jepang.

Baca Juga: Indonesia Borong 16 Medali di Meksiko, Kadek Dwi Pecahkan Rekor Dunia

Semangat serupa juga disampaikan juara Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo. Atlet spesialis speed tersebut menilai perhatian yang diberikan CdM menjadi dorongan moral bagi seluruh penghuni pelatnas.

"Kehadiran beliau menjadi salah satu bentuk dukungan bagi tim nasional dan menambah semangat kami untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia," kata Veddriq.

Namun, Veddriq mengingatkan bahwa jalan menuju podium tidak akan mudah. Menurutnya, nomor speed kini semakin kompetitif karena sejumlah negara Asia terus menunjukkan peningkatan kualitas.

Baca Juga: Indonesia Open Jadi Ujian Tiga Taekwondoin Menuju Asian Games 2026

Selain China yang selama ini menjadi rival utama, Kazakhstan, Iran, Jepang, dan Thailand kini juga berkembang menjadi pesaing yang patut diperhitungkan.

Situasi itu diperberat dengan penerapan sistem kualifikasi bagi seluruh atlet sebelum memasuki babak utama.

Meski demikian, Veddriq tetap meyakini Indonesia masih memiliki kapasitas bersaing di level tertinggi.

Baca Juga: Kalahkan PSG, Real Madrid Segera Rampungkan Transfer Yan Diomande

"Indonesia masih berada di zona podium. Tinggal bagaimana kesiapan mental saat hari pertandingan. Secara kemampuan kami cukup merata, sekarang tinggal membuktikannya di arena," ujarnya.

Sementara itu, Todotua Pasaribu menjelaskan kunjungannya ke pelatnas panjat tebing merupakan bagian dari agenda pemantauan kesiapan seluruh cabang olahraga menuju Asian Games.

Fokus utama tim CdM adalah memastikan seluruh kebutuhan nonteknis atlet terpenuhi sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh saat bertanding.

Baca Juga: Anthony Joshua Berjuang Mati-matian Melawan Tyson Fury

"Kami ingin memastikan seluruh aspek nonteknis dapat dipersiapkan dengan baik. Mulai dari keberangkatan, akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan khusus setiap cabang olahraga agar atlet dapat fokus bertanding dan tampil maksimal," imbuhnya.

Ia juga melihat tingkat kepercayaan diri atlet Indonesia menjelang Asian Games berada dalam kondisi positif.

Menurutnya, hampir seluruh cabang olahraga menunjukkan tekad kuat untuk melampaui target yang nantinya ditetapkan pemerintah dan Komite Olimpiade Indonesia.

Baca Juga: Gelandang Arsenal Demiane Agustien Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

"Kami melihat level of confidence dari atlet maupun cabang olahraga sangat baik. Harapannya, hasil yang diraih nanti bahkan bisa melampaui target," tambahnya.

Sekretaris Jenderal FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, menilai kunjungan tersebut memberikan dampak positif bagi suasana pelatnas.

Dukungan langsung dari tim CdM diharapkan semakin meningkatkan motivasi atlet dan pelatih dalam menyelesaikan program latihan menuju Aichi-Nagoya 2026.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: NOC Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X