Timnas Hoki Indonesia Genjot Persiapan Asian Games 2026, Naturalisasi Empat Pemain Dikebut

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 21 Juli 2026 | 20:52 WIB
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Tondotua Pasaribu saat meninjau pelatnas hoki di Lapangan Hoki GBK, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Tondotua Pasaribu saat meninjau pelatnas hoki di Lapangan Hoki GBK, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.

SportlinkNews - Timnas hoki Indonesia mulai memasuki fase akhir persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Selain mematangkan program latihan dan rangkaian uji coba internasional, Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) juga mempercepat proses naturalisasi empat pemain keturunan demi meningkatkan daya saing skuad Merah Putih di level Asia.

Langkah tersebut mendapat dukungan penuh dari Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, yang meninjau langsung persiapan tim nasional di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 21 Juli.

Baca Juga: Ini 5 Kandidat Peraih Ballon d'Or, Siapa yang Pantas?

Todotua mengatakan penguatan tim tidak hanya dilakukan melalui peningkatan program latihan, tetapi juga dengan menambah kualitas sumber daya manusia, baik di sektor pemain maupun pelatih.

"Ada beberapa atlet naturalisasi yang kita pikirkan, dan juga ada beberapa coach yang nanti coba kita akomodir untuk memperkuat tim hoki," kata Todotua.

Menurutnya, kontingen hoki Indonesia akan berkekuatan sekitar 48 personel yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial. Seluruh kebutuhan tim akan diupayakan terpenuhi agar para pemain dapat fokus menghadapi pertandingan di Jepang.

Baca Juga: Sabar/Reza dan Raymond/Joaquin Kompak Lewati Rintangan Pertama China Open 2026

Di sisi lain, PP FHI terus mengebut penyelesaian administrasi naturalisasi empat atlet keturunan yang diproyeksikan memperkuat tim putra dan putri.

Sekretaris Jenderal PP FHI, Yasser Arafat Suaidy, mengungkapkan seluruh proses masih berjalan dan mendapat dukungan dari CdM.

Empat pemain tersebut terdiri atas masing-masing dua atlet putra dan putri yang berasal dari Belanda serta Jerman. Meski identitas mereka belum diumumkan, Yasser menyebut salah satu calon pemain berkarier di kompetisi elite Belanda.

Baca Juga: Dihujani Kritik Sepanjang Turnamen, De Paul Sebut Senyuman Argentina Mengganggu Banyak Pihak

"Alhamdulillah hari ini kita bersyukur dikunjungi Pak CdM dan beliau sangat mendukung. Ada satu pelatih yang difasilitasi untuk bergabung karena sangat dibutuhkan tim, dan proses naturalisasi pemain juga mendapat dukungan penuh," ucap Yasser.

Selain memperkuat komposisi pemain, tim nasional juga terus menjalankan program pemusatan latihan jangka panjang.

Setelah menyelesaikan training camp di Darwin, Australia, skuad Indonesia dijadwalkan bertolak ke Taiwan pada akhir pekan ini sebelum melanjutkan persiapan di Malaysia.

Baca Juga: Disukai Pemirsa Zlatan Ibrahimovic Malah Kapok Jadi Pundit

Program tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Asian Games sekaligus rangkaian menuju babak kualifikasi yang akan berlangsung pada Maret dan April tahun depan.

Pelatih tim nasional, Dharma Raj, menilai waktu sekitar dua bulan menjelang Asian Games harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas permainan melalui pertandingan internasional.

Menurutnya, hasil uji coba di Australia memberikan banyak bahan evaluasi. Tim putri mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, sedangkan tim putra meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, serta dua kekalahan.

Baca Juga: China Open 2026: Fadia/Amallia Gagal Bangkit dari Tren Negatif

Seluruh pemain hoki indoor dan outdoor kini juga diseleksi bersama untuk mendapatkan komposisi terbaik karena Asian Games hanya mempertandingkan nomor hoki lapangan (outdoor).

Dharma memasang target realistis dengan membawa Indonesia menembus enam besar. Posisi tersebut dinilai sangat penting karena membuka peluang tampil pada babak kualifikasi Olimpiade.

"Kami harus mencoba masuk enam besar. Memang berat, tetapi itu target yang realistis. Yang penting sekarang memperbaiki peringkat dan mengejar peluang ke kualifikasi Olimpiade," ujarnya.

Baca Juga: Ramalan Pep Guardiola Terbukti, Rodri: Dia Tahu Banyak, Dengarkan

Ia berharap proses naturalisasi empat pemain keturunan dapat segera rampung sehingga Indonesia memiliki kekuatan yang lebih kompetitif saat menghadapi negara-negara papan atas Asia.

Senada dengan Dharma, Yasser menegaskan target enam besar bukan tanpa alasan. Selain meningkatkan prestasi di Asian Games, capaian tersebut juga menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk menjaga asa tampil di Olimpiade.

"Target kami masuk enam besar agar bisa lolos ke babak kualifikasi Olimpiade. Mudah-mudahan dengan tambahan pemain naturalisasi kami bisa melangkah lebih jauh," tambah Yasser.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X