SportlinkNews - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menanggapi kekalahan dari Persib Bandung dengan sorotan tajam terhadap jalannya pertandingan. Menurutnya, ritme laga tidak berjalan efektif karena terlalu sering terhenti oleh berbagai situasi di lapangan.
Dalam laga pekan ke-17 Super League 2025/26 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1), Persija harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-1. Gol kemenangan Persib dicetak Beckham Putra pada menit kelima.
Souza menilai duel ini diwarnai banyak interupsi, terutama saat bola mati, yang membuat tempo permainan sulit berkembang. Ia menyoroti interaksi berulang antara wasit dan pemain yang kerap memakan waktu.
Baca Juga: Aprilia Alami Peningkatan Signifikan, Max Biaggi: Marco Bezzecchi akan Mampu Melawan Marc Marquez
"Kita tahu pasti, ini pertandingan dengan intensitas tinggi. Saya bicara tentang intensitas di dalam lapangan," ujar Souza dalam konferensi pers usai pertandingan.
Selain itu Souza menegaskan laga di Super League seharusnya menampilkan permainan dengan alur cepat dan minim jeda. Hal ini karena bakal berpengaruh dengan situasi pertandingan.
"Saya ingin lihat pertandingan di Indonesia lebih intensitas daripada yang terjadi. Tapi itu pertandingan tidak boleh berhenti-berhenti terus," ucapnya.
Baca Juga: Tutup Putaran Pertama Super League, Persib Lengserkan Borneo FC dari Puncak Klasemen
Bukan itu saja, Souza juga mempertanyakan keputusan wasit Ko Hyung-jin terkait tambahan waktu yang dinilainya tidak sebanding. Padahal ia merasa banyak waktu yang terbuang karena laga berulang kali dihentikan.
"Jadi pertandingan terlalu banyak berhenti. Setiap free kick wasit datang ke pemain, dan hilang itu banyak bicara sama pemain. Jadi bicara, bicara... Kalau pegang itu free kick, tapi... Bagaimana lagi?," ungkapnya.
"Wasit tidak usah bicara. Kalau wasit lihat itu penalti pegang, ya kasih penalti. Itu pertandingan berhenti terus. Dan di akhir pertandingan dia kasih cuma empat menit dia kasih tambahan waktu," ia menambahkan.
Baca Juga: Mobil Benetton B192 Michael Schumacher di Formula 1 Dilelang Tembus Rp166 Miliar
Dalam laga tersebut, Persija sudah tertinggal sejak menit kelima akibat gol cepat Beckham. Situasi semakin sulit setelah Bruno Tubarao menerima kartu merah langsung pada menit ke-53, membuat Macan Kemayoran bermain dengan sepuluh orang.
"Jadi kami tidak lihat ini efektif di dalam permainan bola. Ada 23 menit dari babak pertama dan 22 menit dari babak kedua," tutur pria asal Brasil tersebut.
Artikel Terkait
Mouricio Souza Soroti Arti Besar Duel Persib vs Persija
Jelang Persib vs Persija, Bojan Hodak Bongkar Sebab Borneo FC Kehabisan Bensin
Duel Persib vs Persija: Adu Taktik Pelatih dan Keahlian Pemain, Juga Drama Sepanjang Pertandingan
Hasil Super League: Persib Taklukkan Persija, Gol Tunggal Beckham Bawa Maung Bandung Pimpin Klasemen
Menang Tipis atas Persija, Persib Sebenarnya Mau Cetak Banyak Gol