SportlinkNews - Persijap Jepara bersiap menghadapi laga pekan ke-22 Super League dengan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2) malam WIB. Laskar Kalinyamat bertekad untuk mendapat poin dari laga tersebut.
Laga ini juga menjadi momen perdana bagi Persijap bersama pelatih Mario Lemos. Pria asal Portugal tersebut baru kembali setelah bertukar posisi dengan Divaldo Alves yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik klub.
“Persiapan tim sangat baik. Laga lawan Persebaya adalah pertandingan tak mudah. Namun yang pasti, semua pemain sudah tahu tugasnya masing-masing. Semua pemain siap untuk pertandingan besok,” kata Lemos.
Baca Juga: Angel Reese 1 “Green Gala” Resmi Meluncur, Terinspirasi Met Gala 2024
Motivasi tambahan datang dari kekalahan telak 0-4 Persijap di kandang Arema FC pada laga sebelumnya. Lemos menekankan bahwa evaluasi dari laga itu menjadi fokus pembenahan tim menjelang pertandingan melawan Persebaya.
“Di laga terakhir, kita kebobolan empat gol. Ini jadi pekerjaan rumah. Kita harus bisa bertahan, menyerang juga transisi dengan sama baiknya. Kita harus mencetak gol dan tentu kita ingin menang,” ujarnya.
Lemos menambahkan para pemainnya sudah memahami strategi yang akan diterapkan. Fokusnya adalah menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan serta memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.
Baca Juga: Erick Thohir Diserang Isu Aduan ke FIFA, Tegaskan Tuduhan Tak Benar
Mengenai kondisi fisik anak asuhnya yang akan menjalani pertandingan bersamaan dengan bulan Ramadan, Lemos menegaskan tidak menjadi kendala. Hal ini karena para pemain Persebaya juga berpuasa.
“Kalau bicara tentang momen bulan puasa, lawan juga tentu merasakan hal yang sama. Banyak pemain Persebaya yang juga menjalani puasa," ucapnya.
"Ini juga bukan untuk pertama kalinya saya kerja dengan kondisi seperti ini karena sempat di Malaysia atau Bangladesh dan kini di Indonesia. Saya rasa ini tidak akan jadi kendala dan yakin pemain tetap punya mental kuat dalam menjalankan kewajibannya meski mereka berpuasa pada siang harinya,” ia menambahkan.
Baca Juga: PON 2028 Tanpa Venue Baru, Pemerintah Siapkan Skema Tuan Rumah Pendukung
Fokus utama Persijap tetap kesiapan taktik dan mental pemain, bukan pada kondisi fisik semata. Lewat strategi yang matang, tim diharapkan mampu tampil maksimal meski menjalani puasa.
Persijap berharap dukungan suporter di Stadion Gelora Bumi Kartini bisa menjadi energi tambahan untuk meraih poin penting. Kehadiran pendukung dinilai vital dalam membangkitkan motivasi dan kepercayaan diri pemain di lapangan.
Artikel Terkait
Hasil Super League: Dewa United Gilas Persijap, Lilipaly Turut Sumbang Gol
Klasemen Super League 2025/26 Pekan ke-18: Persib Masih Perkasa, Dewa United dan Persijap Memulai Tren Positif
Persijap Jepara Perkuat Skuat dengan Pemain Asing Jebolan Indian Super League
Persijap Jepara Ambil Langkah Strategis Demi Bertahan di Super League
Persebaya Siap Petik Kemenangan Lawan Persijap Jepara, Leo Lelis: Para Pemain Miliki Motivasi Kuat