SportlinkNews - PSIM Yogyakarta tengah menghadapi ujian berat saat harus melakoni laga tandang dalam lanjutan Super League 2025/26. Sejumlah pemain andalan Laskar Mataram dipastikan absen dalam laga krusial tersebut saat menghadapi tantangan dari Bhayangkara FC.
Pertandingan ini diprediksi menjadi duel sengit yang mempertaruhkan gengsi kedua tim di papan klasemen sementara. Di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026), laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSIM akan berlangsung.
Target tiga poin penuh menjadi harga mati bagi anak asuh Jean-Paul van Gastel untuk memperbaiki posisi mereka. PSIM memburu kemenangan demi memutus tren negatif yang tengah menyelimuti tim saat ini.
Baca Juga: Final Four Proliga 2026 Memanas, Tiket Grand Final Diperebutkan di Semarang
Peforma Laskar Mataram memang sedang menjadi sorotan setelah rentetan hasil kurang memuaskan dalam beberapa pekan terakhir. Dalam empat pertandingan terakhir di Super League, PSIM gagal meraih kemenangan dengan rincian dua kali imbang dan dua kali menelan kekalahan.
Kondisi tersebut diperparah dengan rapuhnya lini pertahanan akibat absennya sejumlah pemain kunci di barisan belakang. Dua pilar lini belakang PSIM, Franco Ramos Mingo dan Yusaku Yamadera, harus absen karena masalah kebugaran.
Kehilangan tenaga di lini pertahanan tentu memaksa tim pelatih untuk memutar otak lebih keras guna mencari pengganti sepadan. Kondisi serupa juga menimpa Rakhmatsho Rakhmatzoda serta Anton Fase yang dipastikan menepi akibat cedera.
Baca Juga: Tayangan Streaming MotoGP TNT Sports Beralih ke HBO Max
Daftar pemain yang masuk ke ruang perawatan nampaknya belum berhenti dan masih menyisakan kekhawatiran bagi pendukung setia mereka. Satu pemain lainnya, Riyatno Abiyoso, masih diragukan untuk bisa membela PSIM di kandang Bhayangkara FC.
Tim pelatih masih memantau secara ketat kondisi kebugaran pemain sayap lincah tersebut sebelum mengambil keputusan final. Ia juga mengalami cedera, namun tim pelatih masih menunggu perkembangan kondisinya hingga saat terakhir menjelang pertandingan.
Arsitek PSIM asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, mengakui bahwa situasi ini memberikan beban tambahan dalam merancang strategi tim. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menegaskan bahwa persiapan untuk menatap duel kontra Bhayangkara FC menjadi lebih menantang akibat situasi ini.
Baca Juga: Wamenpora Taufik Hidayat Lepas Keberangkatan Tim Bulu Tangkis Piala Thomas dan Uber ke Denmark
Meski diterjang badai cedera, Van Gastel tetap memberikan apresiasi terhadap etos kerja para pemain yang masih tersedia di dalam skuad. Semangat pantang menyerah diharapkan menjadi kunci untuk mencuri poin dari markas tim lawan di Lampung nanti.
"Kondisi pemain sebenarnya bagus. Mereka bekerja keras meskipun kami memiliki beberapa pemain yang cedera dan mendapat sanksi larangan bermain. Jadi persiapannya sedikit lebih rumit, tetapi para pemain yang ada di lapangan bekerja keras dan menunjukkan semangat yang baik," kata Van Gastel.
Artikel Terkait
Imbangi Persija Jadi Modal Kuat Dewa United Hadapi PSIM Yogyakarta di Pekan ke-26 Super League
Hasil Super League: Dewa United Tundukkan PSIM, Alex Martins Sumbang Gol Semata Wayang
Dilema PSIM Yogyakarta: Anton Fase Belum Pulih dari Cedera, Rahmatsho Rahmatzoda Mulai Membaik
PSIM Yogyakarta Siap Hadapi PSM Makassar Meski Kehilangan Dua Pemain
Hasil Super League: PSIM Mendominasi Tapi Tandukan Dusan Lagator Bawa PSM Makassar Menang