Final Four Proliga 2026 Memanas, Tiket Grand Final Diperebutkan di Semarang

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 15 April 2026 | 21:38 WIB
Perwakilan tim putra dan putri yang akan berlaga di seri terakhir final four Proliga 2026 di Semarang, mulai 16 April ini. (PBVSI)
Perwakilan tim putra dan putri yang akan berlaga di seri terakhir final four Proliga 2026 di Semarang, mulai 16 April ini. (PBVSI)

SportlinkNews - Persaingan Final Four Proliga 2026 dipastikan memanas pada seri ketiga atau pekan terakhir putaran kedua yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, 16-19 April ini.

Selain menjadi penentu tiket menuju Grand Final di GOR Among Rogo, Yogyakarta, seri ini juga akan memperebutkan gelar juara putaran kedua serta hadiah pembinaan senilai Rp60 juta.

Di sektor putra, persaingan perebutan gelar juara putaran kedua mengerucut pada dua tim kuat, yakni Jakarta LavAni Livin’ Transmedia dan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi.

Baca Juga: Wamenpora Taufik Hidayat Lepas Keberangkatan Tim Bulu Tangkis Piala Thomas dan Uber ke Denmark

Sementara di sektor putri, peluang serupa dimiliki juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro serta Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Meski demikian, persaingan menuju Grand Final tidak sepenuhnya terbuka bagi semua tim, lantaran hanya LavAni yang sudah memastikan diri lolos lebih awal. Tiga tim lainnya masih harus berjuang hingga laga terakhir di Semarang.

Pada jumpa pers di Semarang, Rabu, 15 April 2026, seluruh tim menyatakan kesiapan tampil maksimal. Ofisial Jakarta LavAni, Jon Zulfikar, memastikan kondisi pemain sudah kembali pulih dan siap bertanding.

Baca Juga: Bek Benfica Nicolas Otamendi Resmi Masuk Jajaran 100 Penampilan di Liga Champions

"Di laga sebelumnya sempat ada cedera, tetapi di Semarang ini kondisi pemain sudah membaik dan siap tampil," ungkapnya.

Jon menambahkan, meski LavAni sudah mengamankan tiket Grand Final, tim tetap menargetkan kemenangan pada dua laga tersisa.

Sementara itu, kubu Jakarta Bhayangkara Presisi juga menyatakan kesiapan penuh. Ofisial tim, Dwi Cahyo, menyebut kondisi tim dalam keadaan terbaik untuk menghadapi laga penentuan.

Baca Juga: Liga Champions: Mampukah Arsenal Pertahankan Tren Positif di Leg 2 Melawan Sporting CP?

Dari kubu Surabaya Samator, manajer tim Hadi Sampurno mengakui peluang mereka ke Grand Final cukup tipis, namun tetap berkomitmen tampil maksimal.

Samator juga dipastikan tampil tanpa kapten Rama Fazza Fauzan yang masih cedera tangan.

"Peluang kami tipis, tetapi tetap akan tampil semangat. Tanpa Rama, distribusi bola lebih merata ke semua pemain," ujarnya.

Baca Juga: Bawa Persijap Kalahkan Bhayangkara FC, Borja Martinez Sebut Laskar Kalinyamat Jadi Tim yang Kompak

Sementara Jakarta Garuda Jaya yang sudah kehilangan peluang ke Grand Final tetap menargetkan hasil terbaik di sisa pertandingan. Manajer tim Laudry Maspaitella menegaskan timnya siap bersaing dalam perebutan peringkat.

"Kami ingin mengakhiri musim ini dengan hasil yang bagus, meski peluang final four sudah hilang," tegasnya. 

Di sektor putri, Jakarta Pertamina Enduro menegaskan ambisi mempertahankan gelar dengan memastikan tiket Grand Final. Manajer tim Widi Triyoso menyebut target utama adalah kembali ke partai puncak.

Baca Juga: Allano Lima Bawa Persija Putuskan Tren Buruk, Kini Makin Pede Kejar Poin Kemenangan

"Target kami sejak awal adalah lolos Grand Final, dan kami akan mengamankannya," ucapnya.

Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia juga menyatakan kesiapan penuh menghadapi laga penentuan, sama halnya dengan Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN Mobile yang siap bersaing hingga akhir.

Pada laga Kamis, 16 April 2026, Jakarta LavAni Livin' Transmedia akan menghadapi Surabaya Samator di sektor putra, serta Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia melawan Jakarta Electric PLN Mobile di sektor putri.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X