"Jika saya berpikir ‘Ah, para fans bicara begitu karena ada masalah pada diri saya’, maka daripada merasa stres, saya mengubah pikiran saya menjadi ajang evaluasi diri. Ternyata itu lebih baik," ungkapnya.
Kombinasi antara janji permainan spartan dan kedewasaan dalam menerima kritik kini menjadi modal awal STY di Jakarta. Jakmania menanti pembuktian magis pria berusia 52 tahun tersebut saat kompetisi Super League bergulir.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Persija Jakarta Resmi Lepas Hanif Sjahbandi Lebih Awal
Beres-beres Skuat, Usai Jalani Masa Peminjaman Persija Lepas Tiga Pemainnya
Shin Tae-yong Utamakan Etos Kerja Kolektif di Persija Jakarta
Persija Pertahankan Rayhan Hannan untuk Tiga Musim, Berharap Kinerjanya Semakin Moncer
Shin Tae-yong Beberkan Strategi Khusus Redam Tekanan di Persija Jakarta