"Gradasi merah-hitam kemudian memperkuat kesan ketangguhan dan pijakan yang kuat, sekaligus memberikan nuansa premium pada jersey," jelas Nisa.
Adapun jersey ketiga (third) hadir dengan warna hitam pekat. Warna ini tidak dimaknai sebagai kegelapan maupun kejahatan, tetapi sebagai simbol ketegasan, ketangguhan, dan kerendahan hati yang terinspirasi dari falsafah hidup masyarakat Madura.
Jersey ketiga tersebut dilengkapi gelombang putih pada bagian kerah dan lengan yang menyerupai denyut nadi.
Baca Juga: Dorong Industri Sport Tourism, PT SIMS Gelar Jogya Women’s Open Tournament Softball 2026
Bentuk gelombang yang naik-turun menggambarkan dinamika perjalanan sebuah tim, mulai dari puncak kejayaan hingga menghadapi berbagai tantangan.
"Desain tersebut sekaligus menyampaikan pesan bahwa proses bertumbuh membutuhkan dinamika dan ketangguhan untuk terus bergerak maju," tambahnya.
Garis putih pada bagian badan jersey third juga memiliki makna sebagai simbol keutuhan identitas. Ilustrasi rangkulan menggambarkan klub, pemain, dan suporter yang berdiri sejajar serta merangkul visi, sejarah, dan kebanggaan yang sama.
Baca Juga: Imola Berpeluang Masuk Kalender F1 Menggantikan GP Qatar atau Abu Dhabi
"Pesan 'Never Walk Alone' menjadi penegas bahwa Madura United dan suporternya tidak berjuang sendirian, baik ketika meraih kemenangan maupun saat berada dalam masa sulit," tandasnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Hugo Gomes Balik Kandang, Kini Kembali Berseragam Madura United FC
Madura United Kehilangan Jordy Wehrmann di Awal Musim Super League 2026/27
Mengharap Restu Langit, Madura United FC Launching Team di Pondok Pesantren
Madura United FC Tidak Berdaya Hadapi Java United FC di Laga Uji Coba Super League 2026/27