SportlinkNews - Final Piala FA akhir pekan ini, 16 Mei 2026, menjadi lebih dari sekadar perebutan trofi bagi Chelsea FC.
Di tengah musim yang penuh ketidakpastian, laga melawan Manchester City justru berubah menjadi ujian mental bagi skuad muda The Blues sekaligus panggung penting bagi pelatih sementara mereka, Calum McFarlane.
Chelsea datang ke final dengan beban statistik yang tidak ringan. Klub London tersebut belum pernah mengalahkan Manchester City sejak final Liga Champions 2021.
Baca Juga: Masih Kagok Kembali Berpasangan, Leo/Daniel Sukses Tembus Babak Delapan Besar
Bahkan dalam enam final domestik terakhir, Chelsea selalu gagal mengangkat trofi.
Namun McFarlane menegaskan ruang ganti timnya tetap dipenuhi keyakinan.
"Mereka memiliki keyakinan bahwa mereka bisa mengalahkan siapa pun. Kami hanya tahu bahwa kami harus tampil sebaik mungkin," ungkapnya.
McFarlane juga mengakui kualitas lawan yang akan dihadapi di Wembley.
Baca Juga: PSG dan Manchester City Pantau Situasi Federico Valverde di Madrid
"Mereka adalah tim yang luar biasa dengan pelatih yang luar biasa dan pemain-pemain yang luar biasa. Mereka akan menjadi tantangan, tetapi kami juga memiliki beberapa pemain yang sangat bagus," katanya.
Optimisme itu juga diperkuat oleh kondisi skuad yang mulai membaik menjelang pertandingan.
Ia memastikan sejumlah pemain penting seperti Reece James, Levi Colwill, Pedro Neto, Alejandro Garnacho, hingga Robert Sánchez menjalani pekan latihan yang positif dan berpeluang masuk skuad final.
Baca Juga: Perburuan Gelar Super League Ketat, I.League Siapkan Trofi Replika
"Reece James berlatih dengan baik minggu ini. Saya senang dengan penampilannya. Kami berharap dia bisa menutup musim ini dalam performa ini," ujar McFarlane.
Tentang Levi Colwill, ia menambahkan, "Dia menjalani rehabilitasi yang sangat baik. Pekan latihan yang sangat baik, dan kami sangat optimistis."
Selain berbicara soal kondisi tim, McFarlane juga membela Cole Palmer yang musim ini sempat mendapat sorotan karena inkonsistensi performa.
Baca Juga: Dick Advocaat Kembali Pegang Curacao, Siap Cetak Sejarah Pelatih Tertua di Piala Dunia
"Saya pikir dia telah menampilkan beberapa pertandingan yang sangat bagus untuk kami tahun ini. Dia adalah pemain top, dan dia telah membuktikannya berkali-kali," ucapnya.
Pelatih interim Chelsea itu juga memberi pujian khusus kepada Joao Pedro yang mulai nyaman bermain sebagai penyerang tengah.
"Dia telah menjalani tahun yang hebat. Sepertinya dia sudah nyaman dengan peran sebagai penyerang tengah dan dia memiliki semua yang Anda harapkan dari seorang striker top," ucap McFarlane.
Baca Juga: Alberto Puig Bakal Menjabat Penasihat Honda Racing Corporation Mulai 2027
Di luar urusan lapangan, McFarlane juga mulai dihadapkan pada rumor mengenai calon pelatih permanen Chelsea musim depan. Nama Xabi Alonso menjadi salah satu sosok yang paling sering dikaitkan dengan Stamford Bridge.
Meski demikian, McFarlane memilih tidak terlibat dalam pembahasan tersebut.
"Ada banyak nama yang dikaitkan dengan posisi itu.Bukan hak saya untuk menentukan siapa yang harus ditunjuk. Tugas saya adalah mempersiapkan tim untuk pertandingan Sabtu ini," tegasnya.
Baca Juga: Ralf Schumacher Blakblakan Minta Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Mundur dari F1
Bagi McFarlane sendiri, pertandingan ini juga memiliki makna emosional tersendiri. Ia mengungkapkan bahwa keluarga kekasihnya merupakan pendukung fanatik Chelsea dan telah menjadi pemegang tiket musiman selama puluhan tahun.
Kini, di tengah tekanan besar dan rekor buruk melawan Manchester City, Chelsea berharap Wembley bisa menjadi titik balik musim mereka.
Artikel Terkait
Chelsea Pecat Liam Rosenior, Calum McFarlane Ditunjuk Jadi Pelatih Sementara
Liverpool Mendekati Tempat di Liga Champions Usai Imbang dengan Chelsea
Imbangi Liverpool, Calum McFarlane Akui Tekanan Bermain di Anfield Sangat Sulit
Chelsea Mendekati Xabi Alonso untuk Posisi Manajer yang Kosong
Chelsea Butuh Keajaiban untuk Tumbangkan Manchester City