SportlinkNews - Struktur kepemilikan saham Liverpool memasuki babak baru setelah masuknya investor global secara sah. Konsorsium investasi 1892 Holdings kini menggenggam 30 persen porsi kepemilikan saham di klub sepak bola ternama asal Inggris tersebut.
Pendiri Amazon Jeff Bezos tercatat menjadi salah satu figur utama di balik manuver akuisisi porsi saham tersebut. Ia menyalurkan modal finansialnya melalui K5 Sports Fund yang dikelolanya bersama Michael Kives serta Bryan Baum.
Bezos tidak akan mengintervensi kegiatan operasional tim secara langsung di lapangan. Taipan teknologi itu memilih beroperasi di balik layar melalui badan hukum dan wadah konsorsium 1892 Holdings.
Baca Juga: Tjetjep Firmansyah dan Jejak Kejayaan Aspac: Empat Gelar dan Lahirnya Para Bintang Indonesia
Nama besar lain yang menyeruak dalam aksi korporasi ini adalah salah satu pendiri platform Facebook, Eduardo Saverin. Saverin beserta istrinya Elaine dipastikan menyuntikkan dana investasi modal ke dalam wadah 1892 Holdings secara bersamaan.
Posisi strategis kepemimpinan di tingkat direksi akan langsung ditempati oleh sosok pengusaha kaya Amit Bhatia. Bhatia yang memimpin 1892 Holdings ditunjuk menduduki jabatan penting sebagai vice-chairman Liverpool yang baru.
Sosok Bhatia bukanlah figur asing dalam industri serta lanskap bisnis sepak bola profesional Britania Raya. Pengalaman manajerialnya tercatat pernah menjadi co-owner pada klub sepak bola Inggris lainnya, Queens Park Rangers.
Baca Juga: Timo Ingin Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara Jadi Inspirasi Anak Perempuan
Nilai finansial dari akuisisi saham gabungan Bhatia, Bezos, dan jajaran investor lainnya terbilang sangat spektakuler. Total akuisisi 30 persen saham tersebut ditaksir menembus angka hingga 1,65 miliar dolar AS.
Langkah bisnis ini mengakhiri era dominasi tunggal kepemilikan penuh Fenway Sports Group (FSG) yang dipimpin John W Henry. FSG sebelumnya amat ketat menjaga porsi kepemilikan dan tercatat sangat jarang melepas aset saham klub ke pihak luar.
Rekor historis pencatatan aset mencatat FSG hanya pernah satu kali menjual porsi sahamnya kepada pihak asing. Pelepasan aset minoritas tersebut terjadi pada September 2023 dengan porsi hanya sebesar tiga persen kepada Dynasty Equity.
Baca Juga: Hadapi Raja Asia Tenggara, Putri Nusantara U-16 Turunkan Skuad Terbaik
Meski terjadi transaksi pengalihan porsi saham yang signifikan, manajemen memastikan FSG tetap memegang penuh kendali operasional sehari-hari. Tata kelola teknis maupun non-teknis klub dipastikan tidak mengalami gejolak struktural yang berarti dalam waktu dekat.
Jajaran pimpinan tertinggi tidak akan mengalami perombakan besar-besaran setidaknya hingga batas kurun waktu awal 2027 mendatang. Kepastian ini memberikan jaminan kestabilan arah kebijakan internal klub bagi para pendukung maupun pemangku kepentingan.
Artikel Terkait
Liverpool Segera Resmikan Kedatangan Ronald Araujo dari Barcelona
Sorot Konsistensi Skuad Liverpool, Andoni Iraola Meradang
Sinyal Transfer Makin Kuat, Nunez Sambut Kehadiran Ronald Araujo di Liverpool
Tokoh Bisnis Amazon Suntik Liverpool Rp 36 Triliun, Bradley Barcola dan Alex Scott Jadi Target
Gabung Liverpool, Ronald Araujo Antusias Sambut Tantangan Baru