Salah satu alternatif tersebut adalah memaksimalkan peran gelandang seperti Ryan Gravenberch dan Wataru Endo untuk mengisi pos bek tengah.
Baca Juga: Persija Tekuk Arema FC 3-0 di Laga Uji Coba Jelang Super League 2025/26
Slot mengungkapkan bahwa Gravenberch pernah bermain di posisi tersebut pada musim lalu dan dinilai mampu menjalankan peran tersebut dengan baik.
"Ryan menunjukkan bahwa dia bisa bermain sebagai bek tengah, meski kami tahu dia lebih cocok sebagai gelandang nomor 6," kata Slot.
"Wata (Endo) juga bisa bermain di posisi itu. Jadi kami masih punya opsi."
Meski begitu, Slot mengakui bahwa kedalaman skuad di sektor belakang cukup terbatas, terlebih setelah kepergian Jarell Quansah.
Saat ini, Liverpool hanya memiliki empat bek tengah murni: Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Joe Gomez, dan Rhys Williams.
Namun dari keempat nama tersebut, kondisi Joe Gomez menjadi pertanyaan karena cedera yang dialaminya, sementara Rhys Williams disebut belum tentu masuk dalam rencana utama Slot musim ini.
Baca Juga: Persija Kenalkan Jersey Terbaru Menyambut Super League yang Diterbangkan Drone
Situasi itu membuat Liverpool kemungkinan hanya mengandalkan tiga bek tengah aktif.
Slot tetap optimistis dengan fleksibilitas yang dimiliki beberapa pemainnya, terutama dari sektor gelandang bertahan.
Ia percaya bahwa rotasi internal cukup untuk mengatasi kebutuhan di lini pertahanan jika dibutuhkan sepanjang musim.
Baca Juga: 3 Masalah Ini Bikin Timnas U23 Vietnam Cemas Jelang Final Melawan Timnas U23 Indonesia
Langkah Slot ini tentu menimbulkan pro dan kontra, namun ia tampaknya mantap menjalani musim baru dengan komposisi pemain yang ada, tanpa menambah personel di lini belakang.