SportlinkNews - Langkah manajemen AC Milan untuk memulangkan Niclas Fullkrug ke klub asalnya kini telah menjadi keputusan final yang tidak dapat diganggu gugat lagi. Penyerang berkebangsaan Jerman tersebut dipastikan mengakhiri masa baktinya di San Siro segera setelah durasi peminjaman dari West Ham United resmi berakhir.
Pertimbangan finansial menjadi alasan utama di balik keengganan raksasa Italia tersebut untuk memegang hak kepemilikan sang pemain secara utuh. Milan dikabarkan tidak bersedia menebus biaya seharga 5 juta euro untuk mempermanenkan penyerang asal Jerman tersebut demi efisiensi anggaran klub.
Proses kedatangan Fullkrug ke markas Rossoneri pada awalnya memang diwarnai oleh situasi yang cukup mendesak di lantai bursa transfer. Ia dipinjamkan ke San Siro pada menit-menit terakhir bursa transfer musim dingin setelah Rossoneri kesulitan mendapatkan target lain untuk memperkuat lini serang.
Baca Juga: Inter Milan Semakin Dekat dengan Gelar Scudetto Usai Tundukkan Cagliari 3-0
Milan akhirnya menampung Fullkrug menyusul batal bergabungnya Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace karena tidak lolos pemeriksaan medis pada tahap akhir. Kegagalan negosiasi dengan Mateta itulah yang memaksa manajemen Milan beralih dengan cepat kepada opsi penyerang veteran milik The Hammers tersebut.
Performa yang ditunjukkan Fullkrug selama merumput di kompetisi kasta tertinggi Italia ternyata belum mampu memenuhi ekspektasi besar yang dibebankan kepadanya. Fullkrug telah tampil 16 kali di Serie A untuk Milan, mencetak satu gol, tetapi hanya tiga pertandingan di mana dia menjadi starter.
Minimnya kesempatan bermain sejak menit awal menunjukkan bahwa sang pemain kesulitan beradaptasi dengan ritme permainan cepat yang diinginkan tim pelatih. Ia lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan dan masuk sebagai pemain pengganti pada paruh kedua pertandingan tanpa memberikan dampak signifikan.
Baca Juga: Perpanjang Kontrak Baru Moises Caicedo Dikunci Chelsea Hingga 2033
Faktor taktik yang diterapkan oleh pelatih Max Allegri juga menjadi penghambat utama bagi Fullkrug untuk menembus komposisi tim utama secara reguler. Sebaliknya, pelatih Max Allegri cenderung lebih memilih Rafael Leao dalam peran False 9, bahkan ketika Santiago Gimenez cedera di tengah musim.
Keputusan Allegri tersebut menegaskan bahwa profil Fullkrug sebagai penyerang murni tidak masuk dalam skema utama yang tengah dikembangkan oleh sang juru taktik. Hal inilah yang memicu keyakinan manajemen bahwa mempertahankan sang pemain bukanlah investasi yang cerdas untuk rencana jangka panjang klub.
Secara resmi, Milan tidak berniat menggunakan opsi pembelian permanen pemain berusia 33 tahun itu, sehingga Fullkrug akan kembali ke West Ham United di akhir musim. Kepulangan ini menandai kegagalan petualangan singkat sang penyerang di kompetisi Serie A yang hanya berlangsung selama satu semester saja.
Baca Juga: Sassuolo Padamkan Mimpi Como, Jay Idzes Lakukan Penyelamatan Gemilang
Namun, masa depan Fullkrug di London juga diprediksi tidak akan berlangsung lama karena adanya minat serius dari beberapa klub luar negeri. Sang penyerang kemungkinan tidak akan bertahan lama di West Ham, karena saat ini dikabarkan sedang didekati oleh Wolfsburg yang ingin membawanya pulang.
Kondisi internal West Ham United yang sedang berjuang keluar dari jurang degradasi menjadi faktor krusial lain dalam menentukan langkah sang pemain selanjutnya. West Ham saat ini tengah terancam degradasi dan kemungkinan Fullkrug akan mencari klub lain yang ada di kasta teratas liga profesional.
Artikel Terkait
De Zerbi Mulai Susun Staf, Tottenham Incar Legenda AC Milan Alessandro Nesta
Massimiliano Allegri Masuk Radar FIGC untuk Gantikan Gattuso, AC Milan Waspada
Hasil Pemeriksaan Fisik Modric Kejutkan Tim Medis AC Milan
Isu Jadi Pelatih Baru Italia, Allegri Tetap Prioritaskan Besut AC Milan
Allegri Soroti Blunder Fatal Bek AC Milan Saat Dihajar Udinese