Kiper berusia 28 tahun itu tampil solid dengan mencatat empat penyelamatan penting sepanjang laga.
Baca Juga: Tidak Akan Beli dari Luar, Kem Magai Bakal Jaring Atlet Asli Papua
Refleks cepat dan penempatan posisinya yang tepat membuat gawang Cremonese terhindar dari kebobolan lebih banyak.
Pelatih Cremonese, Davide Nicola, pun tidak ragu memberikan pujian kepada anak asuhnya tersebut.
Menurut Nicola, penampilan Emil sudah cukup untuk mendapat apresiasi meski timnya gagal mengalahkan Milan sekalipun.
Baca Juga: Pelacak Uang Hadiah Tenis: Pemain Mana yang Meraih Uang Hadiah Terbanyak di Tahun 2025?
“Saya pikir itu akan menjadi penampilan hebat bahkan jika kami kalah,” ujar Nicola, dikutip dari laman resmi klub.
Meski begitu, Nicola menegaskan kemenangan Cremonese bukan hanya karena penampilan Emil semata.
Ia menilai kerja keras seluruh pemain di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan timnya meraih tiga poin.
Baca Juga: Mural Eberechi Eze Berkostum Arsenal Dihancurkan Vandal, Seniman Jalanan Kesal
“Saya rasa tidak ada momen kunci. Itu adalah hasil dari kerja keras semua pemain dan tim mulai bermain kompak,” tambahnya.
Bagi Cremonese, hasil ini menjadi awal yang sangat positif dalam perjalanan mereka kembali ke Serie A.
Mengalahkan salah satu tim besar seperti AC Milan tentu memberi suntikan kepercayaan diri yang besar, baik untuk para pemain maupun suporter.
Baca Juga: Gunduli Leeds 5-0, Arsenal Malah Dibayangi Ketakutan
Bagi Emil Audero pribadi, kemenangan ini juga menjadi pembuktian kapasitasnya sebagai kiper utama.