SportlinkNews - Kontingen Jawa Timur masih bertengger di puncak klasemen perolehan medali. Hingga Selasa (10/9) pukul 23.30 WIB, Jawa Timur memimpin dengan raihan 29 medali emas, 16 perak dan 19 perunggu.
Hari ini Jawa Timur memperoleh tambahan tiga emas dari cabor loncat indah, road race putra dan putri, 4 perak dan 2 perunggu.
Medali emas digalih dari cabor road race induvidual time trial 20 km dipersembahkan oleh Dewika Mulya Sova. Atlet berusia 21 tahun ini mencatat skor 00.029.15,826. Sedangkan emas Road Race Putra diraih Muhammad Andy Royan di kelas Individual Time Trial 30km.
Baca Juga: Sempat Ditunda, Venue Bola Voli Indoor PON 2024 Siap Digunakan
Sementara itu, satu emas lagi disambar dari Loncah Indah atas nama Gladis Lariesa Garina lewat Menara 10 meter.
Jawa Timur juga mendapat tambahan 4 perak, masing-masing dari Bola Basket 5x5 Putra dan Putri, Angkat Besi Kelas +109kh Putra dan Loncat Indah Menara 10 meter putri.
Sementara itu tambahan dua perunggu dibukukan dari Judo Kelas 48-52kg Putri dan Loncat Indah Papan 1 Meter Putra.
Baca Juga: Perkawinan Emas Basket 5x5 DKI Jakarta usai 20 Tahun
Kontingen DKI Jakarta melonjak ke posisi kedua dengan raihan 57 medali. Rinciannya: 20 emas, 27 perak dan 10 perunggu.
Melonjaknya DKI Jakarta setelah meraup 9 medali emas. Pundi tersebut diraih dua dari cabor basket 5x5 putra dan putri, loncat indah papan 1 meter putra, renang artistik solo putri, sepatu roda sprint 500 M+D putri.
Sumbangan medali emas terbanyak hari ini dipersembahkan dari cabor yudo yang meraup 4 emas, yakni kelas -55kg putra, kelas -45kg putri, kelas 45-48kg putri dan kelas 48-52kg putri.
Baca Juga: Merchandise Resmi PON Aceh-Sumut Diminati Masyarakat
Sedangkan Jawa Barat menempel di tempat ketiga dengan tambahan 4 emas. Di antaranya dua dari judo (kelas 55-60kg putra dan kelas 60-66kg putra), sepetu roda kategori sprint 500 M+D putra dan angkat besi kelas 109kg putra.
Total kontingen Jawa Barat menabung 18 medali emas, 27 perak dan 24 perunggu.
Artikel Terkait
Manchester United Siap Lepas Victor Lindelof dan Christian Eriksen di Bursa Transfer Januari 2025
Argentina Masih Sulit Lepas dari Ketergantungan Lionel Messi, Scaloni Cari Solusi
Lawan PSM Makassar, Gustavo Franca Fokus Jalani Perintah Pelatih
Timnas Indonesia Tahan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Maarten Paes Gemilang!
Sempat Ditunda, Venue Bola Voli Indoor PON 2024 Siap Digunakan