Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
Pebiliar Winoto tidak hanya merayakan medali emasnya, ia merayakan kenangan indah bersama Bustaman. (sportlinknews)
Pebiliar Winoto tidak hanya merayakan medali emasnya, ia merayakan kenangan indah bersama Bustaman. (sportlinknews)

Ketika skor mencapai 9-3, air mata haru tak tertahan. Ini bukan hanya kemenangan, tetapi juga pengingat akan cinta dan persahabatan yang takkan pernah pudar.

Kemenangan ini menempatkan Aceh di peringkat ketujuh klasemen akhir dengan satu emas, dua perak, dan dua perunggu.

Baca Juga: Penutupan PON XXI 2024: Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Stadion Utama Sumatera Utara

Namun bagi Winoto, medali ini adalah simbol dari sebuah perjalanan panjang dan penuh makna.

Itu adalah penghormatan yang tulus untuk sahabat yang telah mengorbankan banyak hal untuk perkembangan biliar di Aceh.

Dalam keheningan setelah kemenangan, Winoto berdiri di podium, mengangkat medali emasnya dengan bangga, sembari menggenggam erat foto Bustaman.

Baca Juga: Kemenkominfo: Pemberitaan PON XXI 93 Persen Bernada Positif, Pembicaraan Media Sosial Didominasi Sentimen Negatif

Saat itu, dunia biliar Aceh tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga mengingat sebuah persahabatan yang abadi.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X