SportlinkNews - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memasuki babak baru dalam penguatan organisasi.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir resmi melantik Suyadi Pawiro sebagai Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) serta Teuku Arlan Perkasa Lukman sebagai Deputi Pengembangan Industri Olahraga, Jumat, 10 Juli 2026 di Kemenpora.
Suyadi menggantikan posisi Gunawan Suswantoro yang sudah memasuki masa pensiun. Sementara Arlan mengisi kekosongan Deputi 4 yang sebelumnya dipegang oleh Suyadi sebagai pelaksana tugas (Plt) sejak 1 April lalu.
Baca Juga: Erling Haaland: Peluang Timnya Menang Piala Dunia Sangat Rendah, Tekanan Sepenuhnya Ada Pada Inggris
Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi internal kementerian sekaligus mempercepat pengembangan industri olahraga sebagai salah satu sektor yang diharapkan memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Erick menilai kedua jabatan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung agenda reformasi birokrasi sekaligus memastikan setiap program Kemenpora memberikan dampak nyata bagi atlet, pemuda, dan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Suyadi yang telah lama berkecimpung di lingkungan Kemenpora diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi.
Baca Juga: Xabi Alonso Memulai Perannya sebagai Pelatih Chelsea di Cobham
Sementara Teuku Arlan dipercaya mengawal pengembangan industri olahraga yang kini menjadi salah satu fokus utama kementerian.
"Kami ingin Kemenpora benar-benar naik kelas. Karena itu, seluruh program yang dijalankan harus memiliki dampak yang nyata dan dirasakan masyarakat," ujar Erick.
Ia juga menegaskan paradigma terhadap Kemenpora perlu diubah. Selama ini kementerian kerap dipandang sebagai lembaga yang hanya menghabiskan anggaran, padahal sektor kepemudaan dan olahraga memiliki nilai investasi jangka panjang.
Baca Juga: Enzo Maresca Diperkuat Staf Pelatih Baru untuk Tangani Manchester City
Erick menjelaskan pembangunan pemuda akan melahirkan sumber daya manusia yang berkontribusi di berbagai bidang, sedangkan prestasi olahraga mampu memperkuat citra Indonesia di panggung internasional.
Di sisi lain, ia melihat industri olahraga dan sport tourism memiliki potensi besar sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
"Olahraga bukan hanya soal prestasi. Sport industry dan sport tourism mampu menciptakan nilai ekonomi dan menjadi sumber pendapatan yang terus berkembang di banyak negara," katanya.
Baca Juga: AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Awali Misi Pertahankan Gelar dengan Kemenangan atas Timor Leste
Karena itu, Erick berharap Deputi Pengembangan Industri Olahraga dapat mempercepat lahirnya berbagai program yang mampu mendorong investasi, memperkuat ekosistem olahraga, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Menpora juga menitipkan pesan kepada kedua pejabat yang baru dilantik agar memastikan seluruh program kerja Kemenpora berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Suyadi Pawiro menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan dengan memperkuat kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenpora.
Baca Juga: Jelang ASEAN Championship 2026, Herdman Matangkan Fisik dan Startegi Timnas IndonesiaMenurutnya, jabatan baru tersebut menjadi tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kebijakan dan layanan kementerian memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Teuku Arlan Perkasa Lukman. Ia mengaku akan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja barunya dan berkomitmen menjalankan seluruh arahan Menpora guna mempercepat pengembangan industri olahraga Indonesia.
Artikel Terkait
Persiapan PON 2028 dan Asian Games 2026 Jadi Sorotan Raker Kemenpora-DPR
Anggaran Menyusut, Kemenpora Tetap Patok Empat Emas di Asian Games 2026
Kemenpora Kaji Ulang 67 Cabor PON 2028, Sesuaikan dengan DBON
Kemenpora-LPDP Buka Beasiswa S2-S3 untuk Atlet dan Insan Olahraga
Kemenpora Siap Gelar Indonesia Sports Summit 2026, Perkuat Ekosistem Olahraga