PIKIRAN RAKYAT - Kesempatan bagi insan olahraga Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi kembali dibuka.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar webinar sosialisasi Beasiswa Bidang Keolahragaan Tahap II Tahun 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor olahraga nasional.
Baca Juga: Persebaya Gunakan Teknologi VALD Performance untuk Mengukur Kondisi dan Performa Pemain
Program ini ditujukan bagi atlet, mantan atlet, hingga tenaga keolahragaan yang ingin menempuh pendidikan magister (S2) maupun doktor (S3). Tersedia dua jalur seleksi, yakni jalur penghargaan prestasi dan jalur peningkatan prestasi.
Asisten Deputi Olahragawan Elit Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim, mengatakan pembangunan olahraga tidak cukup hanya berorientasi pada raihan medali.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi fondasi penting agar ekosistem olahraga Indonesia semakin kuat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Kehadiran Kerim Memija di Persija Buka Opsi Taktis Bagi Skuat Asuhan Shin Tae-yong
"Beasiswa bidang keolahragaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi insan olahraga Indonesia," ujar Budi melalui daring, Kamis, 7 Juli 2026.
"Kami berharap para pelaku olahraga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga nasional."
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada LPDP yang selama ini konsisten mendukung pengembangan SDM olahraga melalui program beasiswa.
Baca Juga: Argentina Lolos dari Sanksi FIFA
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak insan olahraga yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki kompetensi akademik.
Budi mengimbau para calon peserta mempersiapkan diri secara optimal, mulai dari kelengkapan administrasi, penyusunan rencana studi, hingga kesiapan mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Sementara itu, Kepala Subdivisi Kerja Sama Beasiswa LPDP, Azman Muammar, menegaskan bahwa program beasiswa keolahragaan menjadi bagian dari kontribusi LPDP dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Perjalanan Pedro Menuju Kemapanan Bersama Spanyol
Menurutnya, dukungan terhadap sektor olahraga menjadi salah satu prioritas yang diwujudkan melalui kerja sama dengan Kemenpora.
"Beasiswa keolahragaan merupakan bentuk dukungan kami terhadap penguatan ekosistem olahraga nasional. Kami ingin para insan olahraga memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi melalui pendidikan tinggi," tutur Azman.
Ia menjelaskan, hingga 2026 LPDP telah menyalurkan pendanaan kepada lebih dari 98 ribu penerima program beasiswa bergelar serta lebih dari 586 ribu peserta program non-gelar melalui berbagai skema dana abadi pendidikan.
Baca Juga: Lahir di Belgia Besar di Spanyol: Courtois di Simpang Jalan
Azman berharap semakin banyak pelaku olahraga memanfaatkan program beasiswa tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurutnya, selain menjadi bentuk apresiasi atas prestasi, program ini juga dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia olahraga Indonesia agar semakin mampu bersaing di tingkat internasional.
Pendaftaran Beasiswa Bidang Keolahragaan LPDP dibuka sejak 30 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Juli 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme seleksi dapat diakses melalui kanal YouTube resmi Kemenpora RI.
Artikel Terkait
Formula 1 Buka Program Beasiswa Bagi 20 Mahasiswa dari 5 Universitas Terkenal
Timnas Indonesia Semakin Mendunia, Kemenpora Sambut Positif Kolaborasi PSSI dan EA Sports FC
Persiapan PON 2028 dan Asian Games 2026 Jadi Sorotan Raker Kemenpora-DPR
Anggaran Menyusut, Kemenpora Tetap Patok Empat Emas di Asian Games 2026
Kemenpora Kaji Ulang 67 Cabor PON 2028, Sesuaikan dengan DBON