Sedangkan KONI Provinsi Bali menjelaskan bahwa olahraga harus terus berjalan di Indonesia.
“Keberlangsungan olahraga sendiri harus terus berjalan dan tidak boleh mati, oleh karena itu diperlukan regulasi yang jelas,” ucap perwakilan KONI Provinsi Bali.
Bagi KONI Daerah Otonom Baru (DOB) seperti Papua Selatan, Permenpora No.14/2024 menjadi satu ancaman yang cukup besar.
Baca Juga: Hardiyanto Kenneth, Ketua Percasi DKI Jakarta Terpilih periode 2025–2029
“Permenpora No.14 Tahun 2024 menjadi ancaman bagi kami KONI DOB, kami sangat kesulitan dalam hal pembiayaan, karena kami tidak ada pendanaan lain selain dari pemerintah."
"Kalau ini tetap diberlakukan maka akan membumihanguskan KONI di Papua khususnya Papua Selatan dan KONI DOB lainnya,” ungkap Ketua Umum KONI Papua Selatan Antonius Kaize.
Berbeda dengan KONI Kalimantan Utara yang telah membuat peraturan daerah untuk melawan Permenpora No.14 Tahun 2024.
Baca Juga: Hubungan Real Madrid dan Vinicius Memanas Gegara Tuntutan Kontrak
“KONI Provinsi Kalimantan Utara telah membuat peraturan daerah yang mengutip UU No.11 Tahun 2022 tentang keolahragaan untuk melawan Permenpora No.14 Tahun 2024,” kata perwakilan KONI Provinsi Kalimantan Utara.
Terkait munculnya reaksi penolakan dari berbagai KONI Provinsi, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman melakukan rapat daring dengan seluruh pengurus KONI Provinsi, Selasa, 29 Juli 2025.
“Apapun yang kita kerjakan adalah untuk meningkatkan harkat dan martabat Bangsa Indonesia," ujar Marciano Norman.
Baca Juga: Eksklusif: Juventus Minta Liverpool Lepas Nunez, tapi Negosiasi Kolo Muani Tetap Berlanjut
"Pada saat kita melakukan pembinaan olahraga prestasi, melakukan pembinaan organisasi olahraga, kita yang berasal dari berbagai kelompok, kita bersatu untuk Indonesia karena di bawah KONI, tujuan kita hanya untuk Merah Putih,” seru Marciano.
“KONI adalah rumah besar masyarakat olahraga, siapapun bisa berada di situ,” tambahnya.
Oleh karena itu, Marciano mengarahkan agar KONI Provinsi menjalin hubungan yang baik dengan Dinas terkait dan juga DPRD untuk mendapatkan solusi. “Percayalah ini untuk Indonesia yang kita cintai,” pesan Marciano.