Jackson Irvine: Laga Kontra Timnas Indonesia Jadi Pertandingan Kandang Tersulit Australia

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Jumat, 21 Maret 2025 | 04:30 WIB
Jackson Irvine mengakui bahwa Timnas Indonesia berhasil membuat Australia menghadapi laga kandang tersulit. (AFC)
Jackson Irvine mengakui bahwa Timnas Indonesia berhasil membuat Australia menghadapi laga kandang tersulit. (AFC)

"Sulit untuk memainkan sepak bola berbasis penguasaan bola ketika Anda terus-menerus berada di bawah tekanan," kata Irvine.

Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah dari Australia, Marselino Ferdinan Ungkap Arahan Patrick Kluivert

"Yang harus kami lakukan adalah, ketika kami berhasil mematahkan tekanan, tampil lebih klinis."

Meskipun puas dengan kemenangan 5-1, Irvine menilai masih ada beberapa aspek permainan yang perlu diperbaiki oleh timnya.

"Ada beberapa hal yang bisa kami lakukan lebih baik."

Baca Juga: Swiss Open 2025: Febriana/Amallia Bangkit dari Kekalahan Gim Pertama, Amankan Tiket ke Perempat Final

"Kami tentu ingin mempertahankan clean sheet, tetapi secara keseluruhan, menang 5-1 di kandang adalah hasil yang sangat bagus," lanjutnya.

Sementara itu, bagi Timnas Indonesia, kekalahan ini semakin memperberat peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Namun, kesempatan masih terbuka jika skuad asuhan Patrick Kluivert mampu meraih hasil maksimal di laga tersisa.

Baca Juga: Swiss Open: Hasil Berbeda untuk Ganda Putra, Leo/Bagas Tersingkir, Sabar/Reza Lolos ke Perempat Final

Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (25/3/2025).

Kemenangan di laga ini akan menjadi modal penting untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

Selain Bahrain, Indonesia juga masih harus berhadapan dengan dua lawan tangguh, yaitu China dan Jepang.

Baca Juga: Timnas Indonesia Rapuh di Lini Belakang, Patrick Kluivert Punya PR Besar Jelang Lawan Bahrain

Hasil dari pertandingan-pertandingan tersebut akan menentukan nasib Timnas Indonesia di ajang kualifikasi ini.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: The Guardian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X