Ia menganggap bahwa Alexander-Arnold sebenarnya bukan pemain serbabisa yang bisa ditempatkan di berbagai posisi.
Baca Juga: Liverpool Siap Korbankan Dua Bek Demi Gaet Alexander Isak
Menurut Parker, jika Real Madrid berencana memainkannya sebagai gelandang, itu bisa menjadi keputusan yang keliru.
"Masalahnya adalah, dia tidak terlalu bagus ketika bermain di lini tengah," ujar Parker.
Parker juga menyoroti kemampuan bertahan Alexander-Arnold yang dinilai masih kurang optimal.
Baca Juga: Manchester United Incar Striker Muda Yunani untuk Gantikan Rasmus Hojlund
Ia menilai bahwa jika bek Liverpool itu ingin sukses di Real Madrid, maka ia harus meningkatkan atribut defensifnya.
"Dia harus benar-benar mengubah semua yang telah ia lakukan di Liverpool," tambah Parker.
Parker juga menyoroti bahwa jika Alexander-Arnold gagal beradaptasi di Real Madrid, ia selalu memiliki opsi untuk kembali bermain di Liga Inggris.
Baca Juga: Lima Alasan Mengapa Red Bull Mengganti Liam Lawson dengan Pembalap F1 Jepang Yuki Tsunoda
"Anda tidak dapat menolaknya atau orang-orang akan mempertanyakannya, dan Trent selalu dapat kembali ke Liga Inggris jika tidak berhasil," kata Parker.
Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Alexander-Arnold maupun Real Madrid terkait kepindahan ini.
Namun, jika transfer ini benar terjadi, Alexander-Arnold akan menjadi salah satu rekrutan besar Los Blancos di musim panas mendatang.
Keputusan ini tentu akan menjadi tantangan baru bagi bek kanan Liverpool tersebut.
Apakah ia mampu menjawab ekspektasi tinggi di Santiago Bernabeu, atau justru akan mengalami kesulitan seperti yang diprediksi oleh Parker? Waktu akan menjawab.
Artikel Terkait
Dewa United Banten Pilih Bryan Carabali Porozo untuk Gantikan Peran Pape Malick Dime
Kapten Timnas Indonesia Dilirik Inter Milan, Banderolnya Rp 86,91 Miliar
Merapat ke Prawira Bandung, Brandis Raley-Ross Bertekad Menangkan Gelar Juara IBL 2025
Bruno Moreira dan Francisco Rivera Makin Padu, Ancaman Kuat Bagi Lawan Persebaya
Penampakan Trofi Baru untuk Pemenang Grand Prix Amerika Red Bull 2025 di COTA