Ia menambahkan, "Mereka tim yang bagus, tetapi kami akan bertarung."
Optimisme itu kemungkinan muncul dari peluang menghadapi Indonesia yang akan menurunkan sejumlah pemain pelapis.
Pelatih Nova Arianto sudah menyampaikan niatnya untuk merotasi pemain demi memberi pengalaman bertanding di level internasional.
“Kami akan mencoba beberapa pemain yang belum tampil di turnamen ini,” ujarnya.
Baca Juga: Bikin Ulah, Jeremy Clarkson Kritik Grand Prix Jepang yang Miskin Aksi Salip Menyalip
Nova menyebut bahwa rotasi penting untuk menjaga kebugaran pemain utama menjelang laga perempat final yang hanya berselang empat hari.
Pemain seperti Evandra Florasta diprediksi akan diistirahatkan, dan nama-nama pelapis seperti Josh Holong kemungkinan mendapat kesempatan bermain.
Di pertandingan lain Grup C, Korea Selatan akan menghadapi Yaman dalam laga penentuan perebutan posisi runner-up.
Baca Juga: Hanya 9 Klub Liga 1 yang Kantongi Lisensi AFC, PT LIB Ambil Langkah Tegas
Sementara itu, Indonesia dipastikan akan bertemu runner-up Grup D pada babak perempat final yang akan digelar pada 14 April 2025.
Meski secara matematis dan teknis Indonesia unggul di semua aspek, semangat Afghanistan untuk mengakhiri turnamen dengan hasil positif patut diwaspadai.
Skuad Garuda Asia perlu menjaga konsistensi dan tidak mengendurkan fokus meski sudah memastikan satu tempat di delapan besar.
Artikel Terkait
Mantan Pelatih Chris Eubank Kasih Bocoran Kepada Conor Benn Jelang Pertarungan Dendam
Tampil Impresif, Gregoria dan Komang Ayu ke Babak Kedua Badminton Asia Championships 2025
Zainudin Amali Soroti Peran Kompetisi Liga 1 dan EPA dalam Transformasi Sepak Bola Indonesia
Jorge Martin Siap Menggeber Aprilia RS-GP25 di GP Qatar
Demi Dukung Timnas Kelompok Usia, LIB Komit Gelar Kompetisi EPA Usia Dini hinga Muda di Liga 1 dan Liga 2