SportlinkNews - Jeremy Clarkson, mantan presenter TV show terkenal Top Gear kembali bikin ulah dengan sindirannya yang terkadang sangat nyelekit.
Belum lama ini Jeremy Clarkson dalam postingan di media sosial X mengkritik Grand Prix Jepang 2025 yang dinilainya kurang dengan aksi seru overtake.
"Saya punya ide untuk membuat balapan F1 lebih seru secara konsisten. Jangan gunakan trek yang sulit untuk menyalip," tulisnya di X awal minggu ini.
Baca Juga: Jorge Martin Siap Menggeber Aprilia RS-GP25 di GP Qatar
Postingan viral ini telah disaksikan 2,1 juta orang hanya beberapa hari setelah reaksi awalnya terhadap balapan tersebut yang membandingkannya dengan permainan kriket.
"Balapan F1 pagi ini memberi saya gambaran tentang bagaimana rasanya menonton kriket," candanya.
GP Jepang 2025 yang baru saja kelar menjadikan Max Verstappen sebagai kampiun. Diikuti duo pembalap McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri di posisi kedua dan ketiga.
Baca Juga: Zainudin Amali Soroti Peran Kompetisi Liga 1 dan EPA dalam Transformasi Sepak Bola Indonesia
Meskipun sempat terjadi beberapa kejadian, namun balapan tersebut dinilai sangat miskin dengan aksi salip menyalip.
Setelah putaran pertama, hanya 15 kali aksi menyalip yang tercatat selama Grand Prix Jepang, dengan 11 pembalap finis di tempat mereka memulai.
Di 10 besar, hanya Lewis Hamilton dari Ferrari yang memperoleh posisi saat ia menyalip Isack Hadjar dari Racing Bull. Jumlah ini turun dari 48 kali menyalip pada tahun 2024.
Baca Juga: Red Sparks dan Megawati Resmi Berpisah, Tidak Perpanjang Kontrak Demi Keluarga
Setelah postingannya, Clarkson ditantang oleh seorang penggemar yang mempertanyakan apakah perubahan itu seharusnya berasal dari desain mobil.
"Tentu. Mobil-mobil itu lebih besar jadi terima saja, abaikan 'insentif', dan gunakan trek yang sesuai. Pada akhirnya, pendapatan berasal dari penggemar. Selalu," jawabnya.
Artikel Terkait
Boca Juniors Rilis Jersey Ketiga 2025, Rayakan 120 Tahun Sejarah Klub
Gambar Resmi Air Jordan 3 Rare Air untuk Semua Jenis Kelamin
Menang 4-1 atas Yaman, Timnas U-17 Dekati Tiket Piala Dunia 2025
Momentum Emas Balas Kekalahan, Pacific Caesar Hadapi Empat Laga Kandang di Bulan April