Ini adalah lingkungan yang menantang dan membuat para pemain menjadi lebih baik. Itulah level yang saya ingin kami kejar di Malaysia.”
Menurut "kapten" tim Malaysia itu, pemain harus punya keinginan jika ingin mengembangkan kariernya:
"Di Malaysia, saya tidak melihat intensitas seperti itu di klub. Bekerja lebih keras bukan sekadar klise... itu harus dibuktikan dengan bukti dan pengalaman.
Baca Juga: Cyrus Margono Dipantau Langsung Pelatih Kiper Timnas, Lampu Hijau ke Skuat Garuda?
Saat saya bergabung dengan FC Tokyo tahun 2023, Yuta sudah pensiun dari sepak bola internasional.
Namun setelah beberapa sesi dengan staf pelatih saya, ia memutuskan untuk kembali. Di usia 36 tahun, ia kembali ke tim nasional dan kini, di usia 39 tahun, ia tengah mempersiapkan diri untuk Piala Dunia lainnya."
Pelatih Peter Cklamovski pernah menjadi asisten di tim nasional Australia. Ia baru memimpin tim Malaysia sejak Januari 2025 dan baru memainkan satu pertandingan melawan Nepal di kualifikasi Piala Asia dengan kemenangan 2-0.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Ganda Campuran Indonesia Siap Beri Kejutan Lawan dan Curi Poin
Pada bulan Juni, pelatih Peter Cklamovski akan memimpin para pemainnya menghadapi Vietnam di kandang sendiri.
Pemenang pertandingan ini akan memuncaki grup dan memegang keuntungan besar dalam perebutan satu-satunya tempat di grup untuk berpartisipasi di putaran final Piala Asia 2027.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus dan Kecintaannya pada Permainan Terindah
Megawati Main Besok, Yuk Intip Aksinya Bersama Gresik Petrokimia
Bobotoh Saingi Jakmania, Catat Rekor Penonton Terbanyak Liga 1 2024/2025 Pekan ke-29
Lepaskan 40 Tembakan, Barca Cuma Bisa Jebol Satu Gol
Inter Vs Milan: 6 Pemain Terancam Absen di Final Coppa Italia Jika Diganjar Kartu Kuning
Yamaha Semringah Balap MotoGP Kembali ke Eropa, Fabio Quartararo: Saya Sangat Menyukai Jerez