Pembinaan Terarah Antar DKI Jakarta ke Final MLSC All-Stars 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:32 WIB
Asisten Pelatih Tim All Stars DKI Jakarta Sasi Kirani bersama salah satu pemain Euis F. Sa'adah di MLSC All Stars 2026 di Kudus, Sabtu, 27 Juni 2026.
Asisten Pelatih Tim All Stars DKI Jakarta Sasi Kirani bersama salah satu pemain Euis F. Sa'adah di MLSC All Stars 2026 di Kudus, Sabtu, 27 Juni 2026.

SportlinkNews - Tim All Stars DKI Jakarta tinggal selangkah lagi menuju gelar juara MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026.

Setelah gagal melampaui babak semifinal pada edisi sebelumnya, wakil ibu kota kini sukses menembus partai puncak dan akan menantang juara bertahan All-Stars Kudus, Minggu, 28 Juni 2026.

Perjalanan menuju final tidak diraih secara instan.

Baca Juga: Final IBL 2026 Berakhir di Gim 5, Format Baru Dinilai Tingkatkan Daya Saing

Tim pelatih menilai keberhasilan musim ini merupakan hasil dari pembinaan yang semakin terstruktur selama tiga tahun terakhir, dipadukan dengan peningkatan aspek mental para pemain yang terus dibangun sepanjang turnamen.

Asisten pelatih All-Stars DKI Jakarta, Sasi Kirana, mengatakan pengalaman mengikuti MLSC sejak penyelenggaraan pertama membuat tim pelatih lebih memahami kebutuhan pemain.

Program latihan pun kini disusun lebih spesifik berdasarkan potensi yang dimiliki masing-masing pemain.

Baca Juga: Libas Macau China, Indonesia Pastikan Tiket Perempat Final Kejuaraan Asia Junior 2026

"Banyak pemain yang pertama kali kami temukan belum memiliki kemampuan dasar yang baik. Namun, kami melihat potensinya, kemudian menyusun program latihan yang tepat. Mereka menjalankannya dengan disiplin sehingga perkembangan mereka sangat signifikan," katanya.

Perkembangan tersebut terlihat saat DKI Jakarta menyingkirkan All-Stars Yogyakarta dengan skor tipis 1-0 pada semifinal di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu, 27 Juni.

Meski mendominasi penguasaan bola, DKI Jakarta harus menunggu hingga babak kedua untuk memecah kebuntuan.

Baca Juga: Jepang Tantang Brasil, Hajime Moriyasu Tegaskan Tidak Gentar

Menurut Sasi, ketegangan yang dirasakan para pemain membuat permainan tim belum berkembang maksimal pada awal pertandingan.

Setelah jeda, para pemain mulai tampil lebih tenang sehingga mampu menjalankan pola permainan sesuai instruksi.

"Penguasaan bola sebenarnya lebih banyak di pihak kami, tetapi penyelesaian akhirnya belum maksimal," imbuhnya

Baca Juga: Prediksi Inggris vs Panama: Ulangan Piala Dunia 2018

"Baru di Babak kedua permainan mulai mengalir dan anak-anak bisa memotivasi diri sendiri. Kehadiran Andien dan Albianca juga mampu membangkitkan semangat tim di lapangan." 

Sasi mengungkapkan, penguatan mental menjadi salah satu fokus utama selama turnamen. Pendekatan tersebut bahkan lebih diprioritaskan dibanding pembahasan taktik ketika tim mengalami kekalahan pada laga pembuka.

Tim pelatih memilih membangun kembali rasa percaya diri para pemain melalui komunikasi yang lebih personal.

Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Rekrut Victor Dethan

Para pemain diajak berdiskusi mengenai tujuan mereka bermain serta didorong agar berani mengambil keputusan sendiri di lapangan tanpa takut melakukan kesalahan.

Pendekatan tersebut dinilai efektif. Penampilan DKI Jakarta terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya hingga akhirnya berhasil mengamankan tiket final.

Menariknya, mayoritas pemain dalam skuad merupakan wajah baru yang baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi nasional, sementara hanya tiga pemain yang pernah tampil pada MLSC All-Stars musim lalu.

Baca Juga: Tantang Maroko, Ronald Koeman Sebut Belanda Bukan Unggulan

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Persija Jakarta Resmi Rekrut Victor Dethan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:05 WIB
X