Secara permainan, Marselino, Witan, Struick menikmati pergerakan dengan dan tanpa bola menembus pertahanan Korea Selatan. Tetapi yang perlu dilatih lagi adalah daya bunuh lawan sesegera mungkin.
Berkali-kali Indonesia memiliki peluang, terutama Struick, Marselino, Witan, untuk menjebol gawang Korea Selatan di waktu normal atau di babak tambahan. Ke depan bukan tidak mungkin, situasi yang sama akan dihadapi Indonesia di babak semifinal.
Secara permainan tampak Indonesia kini menjadi tim kuat. Efektivitas serangan dan konsentrasi pertahanan masih dapat ditingkatkan. Yang paling membanggakan adalah soal mental.
Keinginan untuk menang dan berjuang untuk tidak kalah ditunjukkan kembali dalam pertandingan melawan Korea Selatan. Kepemimpinan Rizki Ridho mampu mengelola emosi dan memandu lini pertahanan mengawal gawang Ernando Ari. Untuk Ernando, ia adalah kiper terbaik dengan mental kuat untuk mengawal gawang Indonesia.*
Artikel Terkait
4 Jurus Maut Shin Tae-yong Taklukkan Korea
Kejutan, Legenda Brasil Romario Kembali Merumput
Semifinal Piala Asia U-23 Adalah Bonus Untuk Kita...
Godaan Audi Terlalu Bagus untuk Ditolak Hulkenberg