Media Vietnam Soroti Kelakuan Shin Tae-yong, Jadilah Pecundang yang Santun

Suryansyah, Sportlink News
- Sabtu, 11 Mei 2024 | 19:20 WIB
Pelatih Timnas U-23 Indonesia Shin Tae-yong disebut media Vietnam gampang emosional. (eurosport)
Pelatih Timnas U-23 Indonesia Shin Tae-yong disebut media Vietnam gampang emosional. (eurosport)

SportlinkNews - Pelatih Shin Tae-yong mendapat sorotan dari media Vietnam. Hal itu menyusul kegagalan Timnas U-23 Indonesia meraih tiket Olimpiade Paris 2024.

Dalam laga play-off Olimpiade Paris 2024, Kamis (9/5), Timnas U-23 Indonesia dikalahkan Guinea 1-0 lewat gol kontroversial dari titik penalti.

Shin Tae-yong yang protes keputusan wasit terlalu keras harus menerima kartu merah. Dia pun tak bisa mendampingi skuad Garuda Muda sekitar 20 menit.

Baca Juga: Mencoba Meluruskan Saja, Anjas Asmara: Jepang dan Korea, Kami yang Mengajari

Media Vietnam tuoitre.vn menyoroti kelakuan Shin Tae-yong yang acap emosional dari pinggir lapangan pertandingan.

Padahal pelatih asal Korea itu pada satu sisi mampu menggores sejarah bagi sepak bola Indonesia. Mulai dari berhasil melaju dari fase grup Piala Asia 2023 lalu. Kemudian U-23 yang sukses menembus semifinal Piala Asia U-23 2024.

"Menang karena tim bermain bagus, tapi kalah karena wasit. Pelatih Shin Tae-yong tidak pernah menerima kekalahan secara serius dan sopan," tulis media Vietnam itu.

Baca Juga: Timnas U-23 Indonesia Kalah dari Guinea, Erick Thohir Langsung Targetkan Lolos Olimpiade 2028

Pelatih Shin Tae-yong hebat!
Menurut Hoai Du dalam media Vietnam tersebut, ini adalah pujian yang tulus, tidak bermaksud ironi. Tak heran ia terpilih melatih tim Korea di Piala Dunia.

Bukankah luar biasa dia membantu sepak bola Indonesia bertransformasi dengan kuat, dan mungkin mendominasi kawasan ini di masa depan.

"Kelakuan Pelatih Shin Tae-yong tidak seperti biasanya. Namun pelatih asal Korea itu belum bertindak sepadan dengan bakat dan kelasnya," lanjutnya.

Baca Juga: AC Milan Siapkan Tawaran Menggiurkan untuk Benjamin Sesko

Tidak ada yang menyalahkan pelatih dengan kepribadian dan antusiasmenya. Karena itu bisa memacu semangat juang para pemainnya.

"Saya yakin tidak ada suporter Indonesia yang ingin pelatihnya hanya duduk diam di area teknis menyaksikan pertarungan para pemainnya."

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: tuoitre.vn

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X