SportlinkNews - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus gencar berburu pemain naturalisasi. Permintaan naturalisasi pemain keturunan itu permintaan langsung pelatih Shin Tae-yong.
Permintaan Shin Tae-yong tentu tidak serta merta begitu saja. Karena ada tuntutan prestasi, pelatih asal Korsel itu merasa butuh pemain berkualitas.
Kebijakan tersebut telah membawa Indonesia meraih sejumlah keberhasilan, seperti lolos untuk pertama kalinya dari babak grup Piala Asia 2023, mencapai semifinal Piala Asia U23 2024, dan semakin dekat untuk melewati babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Komisi X dan III DPR Menyetujui Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven
Terbaru, PSSI sukses menaturalisasi dua pemain kelahiran Belanda lainnya, bek Calvin Verdonk dan striker Jens Raven.
Sejak tahun 2022, PSSI telah berhasil menaturalisasi 14 pemain dari negara seperti Belanda, Amerika, Spanyol, dan Inggris.
Masifnya proses naturaliasi pemain ini menimbulkan riak gelombang di Tanah Air. Karena dianggap menihilkan hasil kompetisi Liga 1 bagi pemain lokal untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Pelatih Timnas Indra Sjafri Pamer Foto Bareng Pemain Naturalisasi Bidikannya
Kemudian juga muncul isu anggaran besar yang harus dirogoh saat menanturalisasi pemain.
Indonesia diduga telah membayar pemain untuk meyakinkan mereka agar berpindah kewarganegaraan, karena hukum Indonesia menyatakan warga negaranya hanya dapat memiliki satu kewarganegaraan.
“Para pemain tidak pernah meminta atau mengharapkan bayaran apa pun,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi.
“Kami sudah menghubungi orang tua para pemain dan mereka juga ingin anaknya mewakili Indonesia.”
Baca Juga: Media Vietnam Ramai-Ramai Bicarakan Kekalahan Timnas Indonesia dari Irak
Hal senada dilontarkan mantan anggota Exco PSSI Hasana Abdulgani. Dia tak menampik jika isu soal anggaran ini memang banyak dipertanyakan, bahkan dinilai sebagai langkah pemborosan.
Hasani mengungkapkan, sebagai sosok yang berjasa besar mengurus proses naturalisasi Jordi Amat, Shayne Pattynama, hingga Sandy Walsh, dia mengetahui percis anggaran itu.
"Kebetulan saya yang mengurus naturalisasi ini, jadi saya tahu persis anggaran yang dikeluarkan," ujar Hasani dikutip dari Hasani's Corner.
Artikel Terkait
Vietnam Kalahkan Filipina dalam Drama 5 Gol, Timnas Indonesia Punya Tugas Berat
Indonesia Open 2024: Sabar/Reza Susul Bagas/Fikri ke Perempatfinal
Blunder 2 Kali Lawan Irak, Ernando Ari bakal Didiamkan Shin Tae-yong
Sport Science Melacak Perubahan Hormonal Atlet Wanita Terkait dengan Menstruasi
Enam Pesepak Bola Vietnam Ditangkap karena Pengaturan Skor Pertandingan