Pada saat itu, ia menganggur selama empat bulan sebelum akhirnya direkrut oleh KV Mechelen pada Oktober 2020.
Baca Juga: Erick Thohir: PSSI Keluarkan Anggaran Rp36 Miliar untuk Sepak Bola Putri
"Dulu perjuangannya sangat sulit," ujar Sandy Walsh, mengingat masa-masa kelam tersebut.
Sandy mengaku hampir mencapai titik di mana ia harus mengesampingkan mimpinya untuk fokus pada hal-hal lain.
Namun, ia berhasil bangkit dari keterpurukan berkat keyakinan dan semangat yang terus ia pelihara.
Baca Juga: Wasit Indonesia Pimpin Pertandingan AFC Champions League Two
"Ya, dan juga empat bulan tanpa klub dan menghadapi kehidupan setelah Covid-19. Itu adalah masa-masa jatuhnya saya."
"Tetapi, kamu harus terus melaju, kamu harus tetap percaya," lanjutnya.
Nasib Sandy Walsh mulai berubah ketika ia mendapatkan panggilan dari pelatih Shin Tae-yong untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Slam Jam dan Umbro Lanjutkan Kiprah di Sepak Bola dengan Koleksi Hard Times
Panggilan ini memberikan harapan baru bagi Walsh setelah melalui perjalanan panjang.
"Ketika panggilan dari asisten pelatih Shin Tae-yong itu datang pertama kali, rasanya berbeda dibanding panggilan-panggilan sebelumnya. Itu adalah proses yang panjang."
"Tapi pada akhirnya, saya senang saya bisa melewatinya," kata Walsh.
Baca Juga: PON XXI Transformasi Infrastruktur Olahraga di Aceh dan Sumut
Panggilan tersebut menjadi momentum yang membangkitkan semangatnya kembali untuk memberikan yang terbaik bagi Timnas Indonesia.
Artikel Terkait
Ternyata Ini Kunci Sukses Jabar Cetak Hattrick Juara Umum PON, Bikin Kontingen Lain Iri
Manchester United Ditahan Palace, Fans Sebut Lisandro Martinez Penjahat
Conte: Juventus Tidak Akan Pernah Menjadi Musuh
Politano Sesali Hasil Imbang Napoli dengan Juventus: Conte Memperbaiki Satu Aspek
Erik Ten Hag Sebut Komentator Gila Usai Dibilang Ribut dengan Marcus Rashford