SportlinkNews - Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu megabintang dunia sepak bola, bersama dengan Lionel Messi.
Selama kariernya, Ronaldo telah meninggalkan jejak besar baik di dunia sepak bola maupun di hati para penggemar.
Selain prestasinya yang luar biasa di berbagai klub papan atas Eropa, ia juga menjadi inspirasi bagi pelatih dan pemain muda di seluruh dunia.
Baca Juga: Arsenal Menang Besar di Piala Liga Inggris, Mikel Arteta Puji Pemain Muda yang Masih Bersekolah
Sebagai pencetak gol ulung, Ronaldo telah memperkuat klub-klub besar seperti Manchester United, Real Madrid, dan Juventus.
Di level internasional, ia juga sukses membawa Timnas Portugal meraih trofi bergengsi, termasuk Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League.
Dalam hal penghargaan individu, Ronaldo menjadi peraih Ballon d'Or terbanyak kedua setelah Lionel Messi, dengan total lima trofi sepanjang kariernya.
Baca Juga: 4 Jenis Bahan Terbaik untuk Jersey Lari, Kenali Pilihannya!
Meski telah mencatatkan berbagai rekor gemilang, termasuk mencetak 902 gol sepanjang kariernya, Ronaldo tetap tidak lepas dari kritik.
Salah satu kritikan tajam datang dari Antonio Cassano, mantan pemain Italia.
Cassano menilai bahwa Ronaldo bukanlah pemain yang bisa bermain secara tim dan lebih egois dibandingkan penyerang lainnya.
Baca Juga: Milomir Seslija Dicopot dari Pelatih Kepala Persis Solo, Tunjuk Yogie Nugraha sebagai Caretaker
Menurut Cassano, ada banyak penyerang lain yang lebih baik dari Ronaldo, seperti Gonzalo Higuain, Sergio Aguero, Karim Benzema, Robert Lewandowski, Zlatan Ibrahimovic, dan Luis Suarez.
"Cristiano Ronaldo tidak tahu cara bermain sepak bola. Meskipun ia bisa mencetak 3000 gol, itu tidak berarti apa-apa bagi saya," ujar Cassano.
Artikel Terkait
Melihat Lebih Dekat EA Sports x Nike Air Zoom Arena dari FC25
Indra Sjafri Marah ke Pemain Tidak Bikin Gol Babak Pertama, Hasilnya Timnas Menang 4-0
Ganti Formasi Pemain Jadi Kunci Kemenangan Timnas Indonesia vs Maladewa
Enam Kemajuan Teknologi yang Telah Mengubah Olahraga Pengembangan Karier
Jelang Laga Pembuka Liga 1 Pekan Ketujuh, Joel Cornelli: Kami Harus Fight Menghadapi PSIS Semarang