Namun dalam beberapa momen yang mengkhawatirkan, begitu pula penyerang Gent Andri Gudjohnsen, putra mantan penyerang Chelsea Eidur, yang duduk di Stamford Bridge West Stand menyaksikan putranya mengikuti jejaknya.
Tendangan Gudjohnsen Jnr melambung tipis di atas mistar gawang pada menit ke-35. Tapi mereka juga mengancam melalui bek Inggris Archie Brown yang melepaskan tembakan tepat ke arah kiper Chelsea Filip Jorgensen.
Pertandingan tampak berakhir ketika rekan senegara Veiga, Neto, membuat skor menjadi 2-0 kurang dari semenit memasuki babak kedua, memanfaatkan keraguan di pertahanan Gent untuk melepaskan tembakan dari sudut sempit.
Baca Juga: Menyoroti Ilmu Kesehatan Atlet dan Triad Atlet Wanita
Namun Gudjohnsen Snr pasti bangga melihat putranya memberikan umpan silang yang membuat Belgia memperkecil ketertinggalan pada menit ke-49 setelah Chelsea gagal menepis tendangan sudut.
Bek Tsuyoshi Watanabe menyundul bola dengan gaya yang mirip dengan Veiga untuk memeriahkan suasana di dalam dan luar lapangan - dengan para pendukung tim tamu melemparkan benda-benda ke arah pendukung tuan rumah di Shed End.
Nkunku akhirnya mengalahkan Gent dengan 23 menit tersisa dengan tendangan keras yang melewati kiper.
Gol Dewsbury-Hall pada menit ke-70 membuat Chelsea akhirnya mencetak empat gol untuk pertandingan kedua berturut-turut. Pemain pengganti Gent Omri Gandelman membuat skor menjadi 4-2 pada menit ke-90.
Artikel Terkait
Resmi Berpindah Federasi, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Siap Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Persiapan Bahrain Hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Fokus Fisik dan Teknik
Lima Kandidat Favorit Pengganti Erik Ten Hag, Ada Gareth Southgate dan Legenda Old Trafford
Chris Eubank Tantang Duel McGregor Usai Nikmati Malam Gila Bersama
Lagi Bagus-bagusnya Marcus Rashford Malah Diganti, Manchester United Nyaris Kalah, Ini Alasan Ten Hag