SportlinkNews - Tijjani Reijnders, gelandang keturunan Indonesia yang kini memperkuat AC Milan, semakin menunjukkan kenyamanannya bermain bersama I Rossoneri.
Pemain berusia 26 tahun ini mendapatkan perhatian luas dalam dua tahun terakhir, terutama setelah kepindahannya ke klub raksasa Italia, AC Milan, dari AZ Alkmaar pada awal musim 2023-2024.
Nilai transfer Reijnders kala itu mencapai 19 juta euro atau sekitar Rp321 miliar, sebuah angka yang menunjukkan betapa tinggi harapan Milan terhadap dirinya.
Baca Juga: Real Madrid dan BMW Gelar ‘Rethink The Game’ di Bernabeu, Bahas Isu Sosial dan Lingkungan
Reijnders bukanlah sosok asing bagi penggemar sepak bola Indonesia, karena ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Maluku.
Bahkan, nama belakang ibunya adalah Lekatompessy, sebuah nama yang sangat lekat dengan kebudayaan Maluku.
Fakta ini membuat Reijnders semakin dekat di hati penggemar sepak bola Tanah Air.
Baca Juga: Azimut Jadi Sponsor Resmi Juventus, Hadir Pada Jersey Klub
Sejak kedatangannya di Milan, Reijnders telah tampil konsisten dan menjadi pemain kunci di lini tengah.
Musim ini, di bawah arahan pelatih Paulo Fonseca, Reijnders hampir selalu menjadi pilihan utama, hanya satu kali tampil sebagai pemain pengganti dari total sembilan pertandingan yang telah dijalani AC Milan sejauh ini.
Dalam 59 pertandingan di berbagai kompetisi bersama Milan, Reijnders terus menunjukkan kontribusi signifikan.
Baca Juga: Situs Resmi Realmadrid.com Laris Manis, Tercatat 8,9 Juta Kunjungan per Bulan
Dalam wawancaranya dengan Tuttomercatoweb, Reijnders mengungkapkan rasa nyamannya berada di Milan.
Bukan hanya dirinya yang merasa cocok dengan lingkungan barunya, keluarganya pun sudah merasa betah.
Artikel Terkait
Inter Milan Klub Pertama yang Memperoleh Lisensi Investasi Saudi
Ranieri Ingatkan Maresca Tidak Melupakan Pemecatannya dari Leicester
Ronaldo Mengintip Sesi Latihan Cristiano Jr
Hakan Calhanoglu Akui Bertemu Ultras Inter yang Ditangkap
Artur Beterbiev dan Dmitry Bivol Bisa Bertarung Tanpa Wasit