SportlinkNews - Pertandingan antara PSM Makassar vs Persebaya Surabaya harus berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (23/10).
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengatakan timnya bisa saja menang melawan Persebaya Surabaya dan merebut poin penuh.
Tapi hasil akhir pertandingan adalah imbang. Alhasil, Pasukan Ramang harus puas dengan satu poin saja.
Baca Juga: Pelatih Baru Madura United Bawa Kemenangan Pertama di Liga 1 Pekan Kesembilan
PSM Makassar berhasil unggul lebih dulu melalui gol Yuran Fernandes di menit 15. Persebaya kemudian membalasnya di menit 45+4 melalui Mohammad Rashid.
Pelatih PSM, Bernardo Tavares, menyebut timnya punya kesempatan menambah gol dan memenangkan pertandingan. Tapi sayangnya gagal karena pengambilan keputusan yang kurang bagus.
“Kami beruntung bisa mencetak gol duluan di pertandingan ini. Setelah mencetak gol, kami melakukan beberapa transisi menyerang."
Baca Juga: PSIS Semarang Terancam Keluar dari 15 Besar Klasemen Sementara Liga 1
"Namun, seandainya kami bisa lebih bagus dalam pengambilan keputusan saat transisi menyerang dan momen-momen set piece, saya kira kami bisa mencetak gol kedua,” ulas Tavares.
Beberapa pemain PSM, lanjut Tavares, juga tampil dalam kondisi belum seratus persen, karena cedera atau baru pulih dari cedera. Sehingga terpaksa harus digantikan.
Ini membuat laga berjalan berat untuk Tim Juku Eja. Sedangkan Persebaya justru memasukkan tenaga baru yang membuat permainan jadi lebih cepat.
Baca Juga: Ayo Dukung Timnas Indonesia Vs Jepang dan Arab Saudi Lewat Garuda ID
“Pertandingan ini tidak mudah. Ada beberapa pemain kami yang main tidak dalam seratus persen dalam hal kebugaran."
"Sementara Persebaya melakukan pergantian pemain seperti Flavio Silva dan Ardi Idrus untuk bermain lebih cepat,” kata Tavares melanjutkan ulasannya.
Artikel Terkait
Asli Belanda Depok, Pemain Vitesse Ini Bisa Bela Timnas Indonesia dengan Satu Syarat, Warganet Dorong Erick Thohir
Timnas Putri Indonesia Lakoni Uji Coba Internasional Melawan ADO Den Haag Vrouven
Liverpool FC dan Google Pixel Siapkan Generasi Perempuan dalam Industri Media Olahraga Modern
WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024: Amri/Nita Melaju, Meisa/Maulida dan Henrikho Terhenti