SportlinkNews - Manchester United tengah mengalami periode sulit akibat performa yang terus menurun di awal musim 2024-2025.
Dengan hasil yang kurang memuaskan di berbagai kompetisi, banyak yang mempertanyakan posisi Erik ten Hag sebagai pelatih utama.
Dari delapan pertandingan awal di Liga Inggris musim ini, Manchester United hanya mampu mengantongi tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Di Liga Europa pun, Setan Merah belum mampu menunjukkan performa yang solid, hanya mencatatkan tiga kali seri dari tiga pertandingan awal.
Hasil kurang memuaskan ini menempatkan Manchester United dalam posisi yang tidak ideal di klasemen.
Bruno Fernandes dan kawan-kawan saat ini masih terjebak di papan tengah dengan perolehan 11 poin dari delapan laga.
Baca Juga: Tokoh Kunci dalam Struktur Operasi Sepak Bola Liverpool Mengundurkan Diri
Situasi ini membuat masa depan Ten Hag sebagai pelatih Manchester United semakin sering dipertanyakan.
Banyak pihak menilai bahwa pelatih asal Belanda tersebut kemungkinan hanya akan bertahan hingga Desember 2024, atau sebelum musim liburan tiba.
Spekulasi mengenai pemecatan Ten Hag sebenarnya sudah muncul bahkan sebelum musim ini dimulai.
Baca Juga: Tiga Produsen Sepatu Tebar Pesona dengan Edisi Khusus New York City Marathon 2024
Namun, manajemen Manchester United memilih mempertahankannya setelah ia berhasil mengantarkan tim meraih Piala FA.
Kini, dengan tekanan yang semakin meningkat, pembicaraan soal pemecatan kembali mengemuka.
Artikel Terkait
Pernyataan Mengejutkan Ancelotti Usai Real Madrid Frustrasi Diobok-obok Barcelona
Lookman Tentang Ballon d’Or yang Istimewa dan Retegui Masih Marah dengan Celtic
Prediksi Arsenal Vs Liverpool: Tony Adams Wanti-wanti The Gunners
Lamine Yamal Pencetak Gol Termuda dalam Sejarah El Clasico
Empat Latihan Perut di Rumah untuk Melatih Otot Inti