"Ini sangat memakan waktu, apalagi dengan proses angkat barang dan koper yang memakan durasi tambahan," ujar Sumardji.
Baca Juga: Ditinggal 8 Pemainnya, Arema FC Bertekad Menang Hadapi Skuad Persita
Ia juga menegaskan pentingnya mempertimbangkan kenyamanan dan efisiensi waktu perjalanan.
Menurutnya, carter pesawat dapat menjadi solusi realistis agar para pemain tidak terlalu lelah menghadapi jadwal yang padat.
Namun, hingga saat ini, keputusan carter pesawat belum final.
Baca Juga: Perjuangan Berat PSM Makassar Taklukan Borneo FC Samarinda di Pekan ke-12 Liga 1 2024/2025
"Semua masih dalam pembahasan, dan kami akan menunggu arahan dari Ketua Umum PSSI," tambah Sumardji.
Meski opsi carter pesawat dianggap penting, Sumardji juga menekankan bahwa fokus utama tim adalah menjaga mental dan fisik para pemain.
Dengan jadwal yang padat dan perjalanan panjang, penting bagi skuad Garuda untuk tetap siap menghadapi setiap laga dengan performa terbaik.
Baca Juga: Perbedaan Antara Ahli Biokimia dan Ahli Biomekanik Olahraga
"Persiapan mental dan fisik menjadi kunci agar kita tetap kompetitif," ujar Sumardji.
Pada FIFA Matchday Oktober 2024 lalu, PSSI sempat menggunakan pesawat carter saat Timnas Indonesia bertandang ke Bahrain dan China.
Pengalaman ini memberikan gambaran bahwa opsi carter pesawat mampu memberikan efisiensi waktu dan kenyamanan yang dibutuhkan oleh tim.
Baca Juga: Piala Soeratin U-15, U-17 dan Piala Pertiwi Putaran Nasional Siap Bergulir
Jika Timnas Indonesia lolos ke semifinal, mereka kemungkinan besar harus bertandang ke Thailand atau Malaysia, yang berarti kebutuhan carter pesawat akan semakin relevan.
Artikel Terkait
Pemenang Gran Gala del Calcio 2024: Inter Mendominasi Top XI
Dani Olmo Kembali Starter saat Barcelona Melawan Mallorca
Ronaldinho Jadi Kakek di Usia 45 Tahun, Pacar Joao Mendes Hamil Muda
Mallorca Vs Barcelona: Hansi Flick Tegaskan Satu Kata, Berjuang!
Bernie Ecclestone Jual Koleksi Mobil F1 Langka, Harganya Nggak Ketulungan