Sportlinknews - Pelatih Kim Sang-sik pun menanggapi keluhan Indonesia dengan cerdik, ia menyesalkan kegagalannya meraih kemenangan besar.
Jika pelatih Shin Tae-yong mengeluhkan jadwal Piala AFF 2024, pelatih Kim Sang-sik justru punya pandangan yang relatif berbeda.
"Semua tim punya jadwal yang berat. Saya bersimpati dengan pelatih Shin Tae-yong. Kalau tidak bisa berubah, ya harus beradaptasi. Saya bisa melakukan rotasi untuk menghadapi situasi, menambah asupan gizi pemain," kata Kim Sang-sik.
Baca Juga: Catatan Sepak Bola Piala ASEAN 2024: Ada Apa dengan STY, Kok....?
"Semua tim punya masalah yang sama, jadi harus menang dengan mental yang kuat," pelatih Kim Sang-sik menjawab pertanyaan soal jadwal yang padat 3 pertandingan sehari, harus keliling banyak negara di Piala ASEAN 2024.
Beberapa menit sebelumnya, dalam jumpa pers seusai kalah 0-1 dari Vietnam, Minggu (15/12), pelatih Shin Tae-yong kembali mengeluhkan format turnamen kandang-tandang. Ia mengatakan:
"Sebenarnya bukan hanya Indonesia, semua tim juga mengalami kesulitan yang sama. Bahkan ada beberapa negara yang tidak memiliki penerbangan langsung untuk bepergian, sehingga harus terbang lebih dari 10 jam. Misalnya, kami pernah harus terbang lebih dari 12 jam ke Myanmar. Saya sebagai pelatih saja sudah merasa lelah, bagaimana dengan para pemain?"
Baca Juga: Kiper Naturalisasi Filip Nguyen Pelajari Adat Vietnam untuk Keberuntungan Melawan Indonesia
"Saya tetap berpandangan bahwa babak penyisihan grup harus dimainkan secara terpusat, dan babak selanjutnya harus dimainkan di kandang dan tandang. Pergeseran seperti ini tidak masuk akal dan harus diubah."
Tiga hari setelah hasil imbang 3-3 yang mengecewakan di kandang sendiri melawan Laos, Kamis (12/12) Indonesia bertandang ke Stadion Viet Tri dan bermain bertahan melawan Vietnam. Hal ini membuat tim asuhan pelatih Shin Tae Yong cukup kesulitan.
Namun, setelah berjuang keras, tim Vietnam berhasil mencetak satu-satunya gol pada menit ke-77 pertandingan berkat tendangan keras Quang Hai.
Baca Juga: Dibalik Kekalahan dari Vietnam di ASEAN Cup 2024, Ini Kata Erick Thohir
Kemenangan ini membuat tim Vietnam naik ke puncak klasemen dengan raihan 6 poin setelah 2 pertandingan. Sementara itu, tim Indonesia berada di posisi kedua dengan perolehan 4 poin, tetapi baru memainkan 3 pertandingan.
Berbagi tentang arti penting kemenangan ini, pelatih Kim Sang-sik mengatakan: "Pertama-tama, saya sangat senang bisa memutus rekor 3 kekalahan beruntun melawan Indonesia."
Artikel Terkait
Manchester City Keok Lagi, Guardiola Tidak Keluar dari Ruang Ganti
Como 2-0 Roma: Fabregas Kalahkan Ranieri
Tyson Fury vs Oleksandr Usyk 2 Terganggu Gagal Tes Narkoba
Ranieri Bela Pemain Roma, tapi Como Lebih Berhasrat
Pengaruh Istirahat dalam Pengondisian Kekuatan dan Fleksibilitas