"Saya rasa itu bukan ide yang baik untuk Piala Dunia maupun untuk proses kualifikasi kami."
Baca Juga: Red Sparks Menang Dramatis atas Pink Spiders, Final Liga Voli Korea Berlanjut ke Laga Penentu
"Saya tidak tahu dari mana asalnya, dan anehnya kami tidak diberi tahu sebelum pengumuman di Dewan FIFA.”
Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut pihaknya akan "mengkaji lebih lanjut" usulan format 64 tim dan menyatakan bahwa FIFA berkewajiban untuk menganalisis setiap proposal.
Tren ekspansi kompetisi internasional dalam beberapa tahun terakhir memang kian meningkat.
Baca Juga: Dikalahkan Valencia, Ancelotti: Kami Memang Pantas Mengalami Beberapa Kekalahan Musim Ini
UEFA sendiri telah mengubah format Liga Champions dengan menghapus sistem grup empat tim dan menggantinya dengan format liga mini.
Perubahan ini membuat klub harus bermain lebih banyak pertandingan dalam fase grup maupun playoff.
FIFA juga telah menyiapkan format baru untuk Piala Dunia Antarklub yang akan digelar Juni mendatang.
Baca Juga: Mbappe dan Rudiger Dijatuhi Larangan Bermain Satu Pertandingan, tapi Tidak Berlaku Melawan Arsenal
Kompetisi tersebut akan melibatkan 32 tim, termasuk 12 klub dari Eropa seperti Real Madrid, Manchester City, dan Chelsea.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di periode yang biasanya digunakan klub untuk pramusim.
Walau pemenang turnamen dijanjikan akan menerima total hadiah hingga 1 miliar dolar AS, format baru tersebut mendapat kritik dari pemain, pelatih, hingga media.
Baca Juga: Red Sparks Vs Pink Spiders: Ratu Voli Korea Bakal Habis-habisan
Mereka menilai ekspansi ini sebagai upaya komersialisasi berlebihan yang menambah beban pemain secara fisik.