"Kami sangat puas dengan kualitas latihan tim, persaingannya terasa sangat menantang dan nyata," tambahnya.
Baca Juga: Resmi! Timnas Indonesia Hadir di Game eFootball Berkat Kerja Sama PSSI dan KONAMI
Sheehan mengambil alih posisi pelatih setelah pemecatan Luke Williams, dan dalam tujuh pertandingan, ia berhasil membawa Swansea meraih 11 poin.
Kini, tim berjuluk The Swans itu menempati peringkat ke-15 klasemen dengan torehan 48 poin, unggul enam angka dari zona degradasi.
"Kami ingin menjadi tim yang adaptif, membangun kepercayaan diri dan bisa menang dengan berbagai cara," ujar Sheehan.
Baca Juga: Usai Kekalahan Telak dari Arsenal, Carlo Ancelotti: Kebangkitan Real Madrid Dimulai Malam Ini
Ia pun menyampaikan apresiasi atas kerja keras para pemain yang menurutnya tampil solid sejauh ini.
Sayangnya, Nathan tidak menjadi bagian dari pencapaian tersebut.
Ketika pemain-pemain lain bersaing dan tampil maksimal, Nathan justru menghilang dari radar tim utama.
Dalam kondisi seperti ini, sejumlah pihak menyarankan agar sang pemain mempertimbangkan opsi untuk hengkang.
Media lokal Wales Online bahkan menyebut bahwa keputusan mendatangkan Nathan sejak awal terlihat aneh.
“Transfer yang sejak awal terlihat ganjil,” tulis mereka dalam laporannya.
Baca Juga: Bikin Ulah, Jeremy Clarkson Kritik Grand Prix Jepang yang Miskin Aksi Salip Menyalip
Dengan kontrak yang akan habis pada tahun depan, jalan keluar terbaik bagi kedua pihak dinilai adalah perpisahan.