SportlinkNews - Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menyatakan bahwa Portugal bukanlah negara tujuan apabila ia memutuskan meninggalkan Liga Belanda.
Pernyataan itu muncul di tengah spekulasi bursa transfer musim panas yang mulai ramai menjelang berakhirnya kompetisi di Eropa.
Nama Verdonk menjadi salah satu dari beberapa pemain Timnas Indonesia yang disorot di bursa transfer, menyusul kabar ketertarikan sejumlah klub terhadap Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Baca Juga: Donald Trump Menggugat Maine atas Partisipasi Atlet Transgender dalam Olahraga Putri
Bahkan, pada bursa transfer musim dingin lalu, Verdonk sempat dikaitkan dengan klub raksasa Belanda, PSV Eindhoven, meski dirinya masih terikat kontrak bersama NEC Nijmegen hingga 2028.
Menanggapi kemungkinan bermain di luar Belanda, Verdonk mengungkapkan keinginannya untuk mengetahui apakah dirinya masih mampu bersaing di salah satu dari lima liga top Eropa.
Kelima liga itu adalah Liga Inggris, La Liga Spanyol, Bundesliga Jerman, Serie A Italia, dan Ligue 1 Prancis—yang dikenal karena kualitas, reputasi, serta daya tarik pemain-pemain top dunia.
Baca Juga: Juventus Ucapkan Hari Kartini untuk Hormati Wanita Indonesia, Warganet Bereaksi
Pemain keturunan Aceh ini tidak memiliki klub impian secara spesifik, namun mengakui bahwa bermain di luar negeri, terutama di liga-liga besar, bukanlah perkara mudah.
Usianya yang kini 27 tahun membuatnya lebih realistis dalam memilih tujuan karier.
“Saya rasa saya tidak sanggup bermain di Liga Inggris,” ujar Verdonk, dikutip dari media Belanda Forza NEC (21/4/2025).
Baca Juga: Maura Higgins Jadi Iklan Pakaian Tenis tapi Tak Bisa Olahraga
Ia menilai Premier League terlalu cepat, fisik, dan padat jadwal, sehingga kurang cocok dengan dirinya.
Sebagai alternatif, ia menyebut Bundesliga Jerman lebih sesuai dengan karakter permainannya.