“Namun, sayangnya, kami harus kebobolan banyak di pertandingan itu,” lanjutnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi PSSI.
Baca Juga: WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024: Rahmat/Yeremia Coba Rengkuh Gelar di Surabaya
Lebih lanjut, Mochizuki juga memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang tetap berusaha keras hingga akhir pertandingan.
Menurutnya, meskipun tertinggal jauh, para pemain tetap tampil maksimal dan tidak menyerah di lapangan.
Satoru menilai sikap pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain merupakan hal positif yang bisa membantu proses perkembangan tim.
Baca Juga: Amir Khan dan Faryal Makhdoom Merogoh Rp 14 Miliar Beli Rolls Royce
Ia berharap kekalahan ini bisa menjadi bahan evaluasi dan dorongan bagi Timnas Wanita Indonesia untuk tampil lebih baik di masa mendatang.
“Para pemain telah berjuang dan bekerja keras sampai pertandingan berakhir. Mereka tidak menyerah dan terus berusaha, dan itu adalah sesuatu yang bagus untuk perkembangan tim kita,” tambah Mochizuki.
Ia juga menyampaikan harapannya agar Timnas Wanita Indonesia semakin matang dan lebih siap dalam menghadapi pertandingan internasional di masa depan.
Baca Juga: Derby d’Italia Inter vs Juventus, Kemungkinan Susunan Pemain
Setelah laga ini, Timnas Wanita Indonesia dijadwalkan akan kembali bertanding dalam laga uji coba pada 30 Oktober mendatang.
Kali ini, mereka akan menghadapi Yordania sebagai lawan berikutnya.
Mochizuki berharap pertandingan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki performa tim, sekaligus sebagai sarana untuk mengasah kemampuan pemain di level internasional.
Dengan mengusung semangat pantang menyerah dan evaluasi dari setiap kekalahan, Mochizuki bertekad untuk membawa Timnas Wanita Indonesia terus berkembang.
Uji coba melawan tim-tim kuat seperti Belanda diharapkan menjadi pelajaran penting untuk membangun mental serta keterampilan para pemain, demi memperkuat tim di kompetisi yang akan datang.***