Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, yang bertanggung jawab atas kinerja tim, mulai menunjukkan ketidaksabarannya terhadap performa Mbappe.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bakal Mendapat Tambahan 3 Pemain Naturalisasi Lagi, Komisi X DPR RI Ketuk Palu
Hal ini menjadi semakin jelas setelah pertandingan El Clasico di mana Real Madrid harus menelan kekalahan telak 0-4 dari rival berat mereka, Barcelona.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan keras bagi Los Blancos, yang saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara La Liga dengan 24 poin dari 11 pertandingan, tertinggal 9 poin dari Barcelona yang telah mengoleksi 33 poin dari 12 laga.
Ancelotti pun secara terbuka menyoroti satu kekurangan besar Mbappe dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga: Toyota Gazoo Racing Indonesia Rajai Beberapa Kelas Kejurnas Slalom 2024 Seri Pamungkas
Mbappe terlihat sering terjebak dalam posisi offside, total delapan kali sepanjang laga.
Menurut Ancelotti, Barcelona berhasil memainkan strategi garis pertahanan tinggi yang mempersulit pergerakan Mbappe.
Selain itu, ia juga mengkritik kemampuan finishing atau penyelesaian akhir Mbappe yang dinilai masih perlu perbaikan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Matchday 4 Liga Champions dan Siaran Langsung SCTV
Ancelotti menjelaskan bahwa dalam beberapa momen penting, Mbappe sebenarnya memiliki tiga hingga empat peluang untuk mencetak gol namun gagal memanfaatkannya dengan baik.
“Kami memahami bahwa mereka menggunakan garis pertahanan tinggi, dan seharusnya kami bisa memanfaatkannya,” ujar Ancelotti.
“Mbappe terkadang memang terjebak offside, tetapi ia memiliki peluang emas untuk mencetak gol, dan yang ia butuhkan hanyalah penyelesaian akhir yang lebih baik,” tambahnya.
Baca Juga: Liga Champions: Prediksi, Peluang, Liverpool Vs Bayer Leverkusen
Kekurangan ini membuat Real Madrid semakin tertinggal dalam perburuan gelar La Liga musim ini, terlebih lagi dengan performa Barcelona yang konsisten dan dominan di puncak klasemen.