Situasi serupa terjadi saat menghadapi China. Meski Jordi Amat tak dapat tampil karena cedera, Shin Tae-yong tetap tak memasukkan Rizky Ridho sebagai pilihan utama.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bakal Mendapat Tambahan 3 Pemain Naturalisasi Lagi, Komisi X DPR RI Ketuk Palu
Sebagai gantinya, Calvin Verdonk, yang biasanya beroperasi sebagai bek sayap, diposisikan sebagai bek tengah mendampingi Idzes dan Hilgers.
Walaupun tak menjadi starter, Rizky Ridho tetap mendapat waktu bermain pada dua laga tersebut.
Saat melawan Bahrain, ia masuk menggantikan Jordi Amat, sementara di laga kontra China, ia menggantikan Shayne Pattynama di lini pertahanan.
Baca Juga: Toyota Gazoo Racing Indonesia Rajai Beberapa Kelas Kejurnas Slalom 2024 Seri Pamungkas
Kendati demikian, menit bermain yang terbatas ini mengisyaratkan bahwa posisi Rizky Ridho berada dalam situasi rawan, terutama jika Kevin Diks resmi bergabung.
Dengan hadirnya Diks yang memiliki pengalaman dan kualitas di lini belakang, Shin Tae-yong memiliki lebih banyak opsi untuk formasi pertahanan tim.
Peran Kevin Diks diharapkan mampu menambah kedalaman skuat sekaligus membawa stabilitas pada lini belakang Timnas Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Matchday 4 Liga Champions dan Siaran Langsung SCTV
Situasi ini tentunya menjadi tantangan bagi Rizky Ridho yang saat ini bermain untuk Persija Jakarta.
Dengan persaingan ketat di posisi bek tengah, ia harus bekerja ekstra untuk mempertahankan tempatnya di tim utama.
Di sisi lain, proses masuknya Kevin Diks memberi sinyal positif bagi peningkatan performa Timnas Indonesia di ajang internasional, mengingat pengalamannya yang pernah bermain di liga Eropa.
Baca Juga: Liga Champions: Prediksi, Peluang, Liverpool Vs Bayer Leverkusen