Namun, keunggulan jumlah pemain Empoli tidak bertahan lama.
Baca Juga: Rinov Rivaldy Jadi Kapten Tim Indonesia di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025
Sepuluh menit kemudian, Luca Marianucci juga diusir wasit dengan kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Santiago Gimenez.
Dengan kondisi 10 lawan 10, AC Milan kembali menemukan ritme permainannya dan berhasil mencetak dua gol dalam rentang 8 menit.
Keberhasilan Milan tidak lepas dari keputusan taktis Sergio Conceicao yang memilih untuk tetap bermain ofensif meskipun timnya sempat kalah jumlah pemain.
Baca Juga: Dion Markx dan Tim Geypens Tidak Sabar Ingin Memperkuat Timnas Indonesia
Dalam konferensi pers yang dikutip dari DAZN, Conceicao menjelaskan bahwa ia lebih memilih mengambil risiko daripada bermain bertahan.
"Kami sedang memperbaiki beberapa aspek permainan, tetapi waktu latihan kami terbatas," kata Conceicao.
"Gerakan di lini pertahanan sangat penting agar tim tetap solid. Saat situasi kartu merah terjadi, saya tidak menyukai cara kami bermain karena kami seharusnya tidak menggunakan jebakan offside."
Baca Juga: Moon Shoe Kuno Dalam Versi Retro Kembali Lagi
Pada saat itu, keputusan umum bagi pelatih adalah mengorbankan satu penyerang untuk memperkuat lini belakang.
Namun, Conceicao justru mengambil pendekatan berbeda dengan menyesuaikan posisi pemain.
"Saya memindahkan Musah ke sisi kanan, menempatkan Kyle sebagai bek tengah, dan mendorong Joao Felix lebih ke dalam," jelasnya.
Keputusan tersebut terbukti efektif, karena Milan tetap bisa menyerang tanpa kehilangan keseimbangan tim.