"Pada wanita, masalah jantung, seperti aritmia, belum pernah diteliti dengan baik. Kami tahu bahwa masalah tersebut kurang umum terjadi di kalangan wanita muda dan atlet wanita papan atas. Pria sembilan kali lebih mungkin meninggal selama aktivitas berat daripada wanita," ungkap Jorstad.
Pengetahuan khusus gender penting, terutama sekarang karena wanita mengambil langkah besar.
“Wanita lebih cepat berkembang dalam olahraga mereka dibandingkan pria. Misalnya, rekor dunia maraton terus-menerus dipecahkan,” jelas Van Diepen.
Baca Juga: Caretaker KONI Kubar Gelar Rakerkab, Begini Pesan Rusdiansyah Aras
“Jantung wanita semakin banyak diminta, lebih dari yang kita duga dapat ditanggungnya. Sekarang, untuk pertama kalinya, kita memiliki standar modern untuk wanita,” katanya.
Pemain polo air wanita Vivian Sevenich, yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut, mengatakan bahwa dia “terkejut” dengan kurangnya pengetahuan tentang jantung wanita. “Ini agak mengecewakan di zaman sekarang,” paparnya.
Jorstad akan melanjutkan penelitiannya untuk menyertakan penjelasan mengapa jantung wanita berperilaku berbeda dari pria.
Baca Juga: Bagaimana Sains Dapat Meningkatkan Performa Olahraga Tenis Meja
“Apakah wanita berlatih secara berbeda? Apakah hormon menjadi faktor? Apa yang akan terjadi pada jantung mereka di tahun-tahun setelah karier mereka? Anda ingin tahu apakah Anda akan membayar harganya di kemudian hari,” katanya.
Hasil penelitian ini juga akan digunakan untuk membantu wanita yang bukan atlet papan atas tetapi berlatih secara intensif.
“Berkat penelitian ini, kami akan lebih mampu mendukung mereka dan melindungi mereka dari masalah jantung,” pungkas Jorstad.
Artikel Terkait
Skuat Timnas Indonesia U-23 Dibilang Aneh, Vietnam Lebih Berpeluang Juara dan Catat Rekor Baru
Hasil Piala Dunia Antarklub: River Plate Bungkam Semangat Urawa Red
Gegara Terlihat Berlibur dengan Lamine Yamal, Influencer Fati Vazquez Menerima Ancaman Pembunuhan
Ketua Umum Ferkushi Puji Kaltim Jadi Rakernas Terbaik
6 Medali Emas Jadi Tisu Kematian, di Balik Pemecatan Pelatih Timnas China Usai Kekalahan dari Timnas Indonesia