“Itu mengejutkan. Kami mengira perbaikan kebugaran atau tekanan darah akan menjelaskan efeknya, tapi ternyata tidak. Olahraga mungkin bekerja melalui mekanisme lain yang belum kami tangkap, seperti perubahan halus pada struktur otak, peradangan, kesehatan pembuluh darah, atau faktor molekuler lain.”
Baca Juga: Ducati Buka Selubung Livery Desmosedici GP26, Sambut Selebrasi Satu Abad Pabrikan Borgo Panigale
Sebagian besar studi olahraga dan otak fokus pada orang dewasa lebih tua, setelah perubahan terkait usia menumpuk. Sebaliknya, uji coba ini menargetkan usia awal hingga paruh baya, saat perubahan otak lebih halus, tetapi pencegahan dapat memberikan manfaat jangka panjang lebih besar.
“Intervensi di usia 30-an, 40-an, dan 50-an memberi kita keuntungan awal,” kata Erickson. “Jika kita bisa memperlambat penuaan otak sebelum masalah besar muncul, kita mungkin bisa menunda atau mengurangi risiko penurunan kognitif dan demensia di masa depan.”
Para penulis menekankan bahwa uji coba ini melibatkan relawan sehat dan relatif berpendidikan tinggi, serta perubahan usia otak yang diamati masih terbatas. Diperlukan uji coba lebih besar dan tindak lanjut lebih panjang untuk menentukan apakah penurunan brain-PAD akibat olahraga benar-benar menurunkan risiko stroke, demensia, atau penyakit otak terkait usia lainnya.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Duel Inter Milan vs Arsenal di Liga Champions 2025/26
“Orang sering bertanya, ‘Apakah ada yang bisa saya lakukan sekarang untuk melindungi otak nanti?’” kata Erickson.
“Temuan kami mendukung gagasan bahwa mengikuti pedoman olahraga saat ini—150 menit per minggu aktivitas aerobik sedang-tinggi—dapat membantu menjaga otak tetap biologis lebih muda, bahkan di usia paruh baya.”
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN).
Artikel Terkait
Produsen Alat Latihan Olahraga Sepeda Ini Alami Kerugian Besar dalam Tiga Tahun
Tahun 2025 Menyelimuti Dunia Olahraga dengan Bayang-bayang Duka: Kecelakaan Tragis Diogo Jota hingga Bunuh Diri Ricky Hatton
Kekuatan Ilmu Olahraga dan Latihan dalam Membentuk Atlet Profesional
Tak Perlu Olahraga Berat, Aktivitas Sehari-hari Bisa Jadi Kunci Hidup Sehat
Valuasi Tim Olahraga Profesional AS Pecahkan Rekor, Tren Naik Terus di 2026