Model Baru, Sepatu MIT Memengaruhi Performa Pelari

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 7 Maret 2024 | 08:39 WIB
Sebuah model baru memprediksi bagaimana sifat sepatu akan mempengaruhi kinerja seorang pelari. (interestingengineering)
Sebuah model baru memprediksi bagaimana sifat sepatu akan mempengaruhi kinerja seorang pelari. (interestingengineering)

SportlinkNews - Sepatu yang bagus dapat membuat perbedaan besar bagi para pelari. Mulai dari pelari maraton hingga pemula 5K.

Namun setiap pelari itu unik. Sepatu yang cocok untuk satu pelari mungkin akan membuat pelari lainnya tersandung. Selain mencoba rak dengan desain berbeda, tidak ada cara cepat dan mudah untuk mengetahui sepatu mana yang paling sesuai dengan gaya lari seseorang.

Insinyur Massachusetts Intitute of Technology (MIT) berharap untuk mengubah hal tersebut dengan model baru yang memprediksi bagaimana sifat sepatu tertentu akan mempengaruhi kinerja pelari.

Model sederhana ini menggabungkan tinggi badan, berat badan, dan dimensi umum lainnya, serta sifat sepatu seperti kekakuan dan kekenyalan di sepanjang midsole. Dengan masukan ini, model kemudian menyimulasikan gaya berjalan seseorang, atau cara mereka berlari, dengan sepatu tertentu.

Baca Juga: Rompi Canggih Mirip Bra dengan Teknologi GPS

Baca Juga: 10 Faktor Budaya Penentu Kesuksesan

Dengan menggunakan model tersebut, para peneliti dapat mensimulasikan bagaimana gaya berjalan seorang pelari berubah dengan jenis sepatu yang berbeda.

Mereka kemudian dapat memilih sepatu yang menghasilkan performa terbaik. Mereka definisikan sejauh mana energi yang dikeluarkan seorang pelari dapat diminimalkan.

Meskipun model ini dapat secara akurat mensimulasikan perubahan gaya berjalan pelari ketika membandingkan dua jenis sepatu yang sangat berbeda, tapi kurang dapat membedakan ketika membandingkan desain yang relatif mirip. Termasuk sebagian besar sepatu lari yang tersedia secara komersial. Oleh karena itu, para peneliti membayangkan model saat ini paling baik digunakan sebagai alat bagi desainer sepatu yang ingin mendobrak batas-batas desain sepatu kets.

“Desainer sepatu mulai membuat sepatu dengan cetakan 3D, yang berarti mereka kini dapat membuatnya dengan properti yang lebih beragam dibandingkan hanya dengan lembaran busa biasa,” kata Sarah Fay, seorang postdoc di MIT’s Sports Lab dan Institute for Data, Systems , dan Society (IDSS). “Model kami dapat membantu mereka merancang sepatu baru yang juga berperforma tinggi,” katanya seperti dilansir sciencedaily.com.

Tim berencana untuk menyempurnakan model tersebut. Tentu dengan harapan konsumen suatu hari nanti dapat menggunakan versi serupa untuk memilih sepatu yang sesuai dengan gaya lari pribadi mereka.

“Kami memberikan fleksibilitas yang cukup dalam model sehingga dapat digunakan untuk merancang sepatu khusus dan memahami perilaku individu yang berbeda,” ujar Fay.

 

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: sciencedaily.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X