Sports Science dan Tren Teknologi

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 19 Maret 2024 | 07:10 WIB
Teknologi dan sains memainkan peran sentral dalam olahraga besar di seluruh dunia. (scienceforsport)
Teknologi dan sains memainkan peran sentral dalam olahraga besar di seluruh dunia. (scienceforsport)

SportlinkNews - Teknologi dan sains memainkan peran sentral dalam olahraga besar di seluruh dunia. Tim dan individu terus mencari peningkatan kinerja ekstra atau teknik yang mempercepat pemulihan cedera.

Meskipun terkadang ada penolakan terhadap metode baru dari para pelatih atau dokter tim yang sudah mapan, sports science masih memberikan perbedaan besar dalam hal apa yang dimakan para atlet, bagaimana dan kapan mereka berlatih, bagaimana mereka pulih dari cedera, dan seberapa sering mereka diistirahatkan dari kompetisi.

Atlet adalah salah satu orang yang paling bugar di dunia. Namun mereka juga rutin memaksakan tubuhnya secara ekstrem.

Baca Juga: Pelatihan Perlawanan Intensitas Tinggi: Haruskah Anda Mencobanya?

Entah seorang atlet berusaha untuk menjadi lebih cepat atau lebih kuat—atau mereka terus bermain dan berlatih meskipun kelelahan—mereka membebani otot, persendian, dan seluruh tubuh mereka secara ekstrem.

Di masa lalu, tim lebih sulit memahami saat seorang atlet mengalami kelelahan atau menunjukkan tanda-tanda awal cedera.

Sports Science Mengubah Permainan
Sports Science telah mengubah banyak hal. Tim dan atlet kini bisa mendapatkan data real-time mengenai performa, daya tahan, fleksibilitas, teknik, dan banyak lagi.

Mereka dapat membandingkan data tersebut dengan tolok ukur sebelumnya untuk memahami kondisi tubuhnya. Dan teknik medis baru berarti pemulihan dari sesi latihan, permainan, dan cedera menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Tren Sports Science yang semakin menonjol selama beberapa tahun terakhir mencakup penggunaan analitik untuk mencegah cedera, penggunaan sistem pemulihan cedera baru, analisis keringat, dan teknologi yang dapat dikenakan.

Baca Juga: PBSI Sebut Kunci Sukses Indonesia di All England

Analisis untuk Mencegah Cedera
Risiko mengalami cedera saat berlatih atau berolahraga adalah hal biasa. Banyak atlet menderita cedera serius yang membuat mereka absen selama tiga bulan atau lebih.

Faktanya, sangat jarang menemukan atlet profesional yang tidak mengalami setidaknya satu atau dua cedera serius selama kariernya.

Cedera tidak hanya merampas waktu pemain yang seharusnya mereka habiskan di lapangan atau lapangan, namun juga dapat merugikan uang tim mereka.

Perkiraan kerugian akibat cedera pemain di empat liga sepak bola utama di Eropa—Liga Utama Inggris, Bundesliga Jerman, La Liga Spanyol, dan Serie A Italia—mencapai sekitar $100 juta pada tahun 2015.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: howtheyplay.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X